
KALTIMNUSANTARA.COM- Penjabat Gubernur Kaltim Akmal Malik pimpin Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-59 Tahun 2023 di Halaman GOR 27 September Universitas Mulawarman Samarinda, Senin 13 November 2023.
Acara Itu juga turut dihadiri beberapa pejabat teras Pemprov Kaltim serta instansi vertikal dan pelajar/mahasiswa. Juga hadir Ormas dan organisasi lainnya.
Usai memimpin upacara, Pj Gubernur Akmal Malik menjelaakan bidang kesehatan merupakan pelayanan dasar bagi masyarakat dan setiap pemerintah daerah harus mengalokasikan anggaran sesuai amanat undang-undang, minimal sebesar 10 persen.
“Di provinsi sendiri sudah melebihi 10 persen, hanya kabupaten dan kota ada yang kurang. Ini akan kita coba evaluasi, sebab kewenangan itu ada di provinsi,” jelasnya.
Disamping itu, kontribusi dan dukungan rumah sakit dan komponem-komponen atau lembaga-lembaga lainnya di Kaltim sudah baik.
“Kita mendorong kolaborasi dan Pak Menteri juga tadi meminta kolaborasi dalam pembangunan bidang kesehatan. Kalau ingin transformasi kesehatan sukses maka kuncinya kolaborasi,” beberanya.
Dalam sambutan tertulisnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan sesuai amanat UUD 1945 bahwa setiap orang berhak memperoleh pelayanan kesehatan dan negara bertanggungjawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan yang layak.
“Berdasarkan mandat itulah enam pilar transformasi kesehatan menopang sistem kesehatan Indonesia harus kita bangun bersama dengan serius dan terus menerus,” tegasnya.
Enam pilar dimaksud terdiri transformasi layanan primer, layanan rujukan, sistem ketahanan kesehatan, pembiayaan kesehatan, sumber daya manusia (SDM) kesehatan dan teknologi kesehatan. (Ama/ADV/Diskominfo Kaltim).