
BONTANG- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bontang tetap menjalankan program pelatihan untuk guru PAUD hingga SMP pada 2026 ini.
Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Pendidik Disdikbud Bontang Ishak Karangan mengatakan kuantitas pelatihan berkurang signifikan.
Menurutnua program pelatihan hanya berlangsung di Bontang. Anggaran pun juga menyusut drastis. Hanya saja semua diatur untuk memilih program prioritas.
“Anggaran kami terbatas. Tapi pelatihan tetap ada. Kami kedepankan itu,” ucap Ishak pada Senin (6/4/2026).
Lebih lanjut, Disdikbud Bontang mencatat seluruh tenaga pendidik baik swasta ataupun negeri memiliki kesempatan yang sama dalam mendapatkan pelatihan.
Semisal membuat silabus pembelajaran bagi siswa. Kemudian soal administrasi yang tersinkron dengan pemerintah pusat. Apalagi ditengah kemajuan informasi harus dibekali denga ilmu tersebut.
Cara belajar ditengah arus informasi yang terbuka di media sosial juga diperlukan. Guru harus memiliki keterampilan dalam memilah pembelajaran efektif bagi peserta didik.
“Kami tidak mau guru di Bontang Gaptek. Jadi harus dapatkan pelatihan,” pungkasnya.