Home Advedtorial DKP Kukar Targetkan Tiga TPI Berfungsi Maksimal pada 2027

DKP Kukar Targetkan Tiga TPI Berfungsi Maksimal pada 2027

KUKAR – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menargetkan tiga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang telah dibangun di wilayah tersebut dapat berfungsi maksimal pada 2027.

Upaya ini dilakukan melalui pemenuhan sarana dan prasarana yang masih diperlukan di sejumlah lokasi.

Kepala Bidang Pengelolaan TPI dan Pengendalian Sumber Daya Ikan DKP Kukar, Asli Husaini, menyebutkan ketiga TPI tersebut berada di Desa Liang, Kecamatan Kota Bangun, Kelurahan Kuala Samboja, Kecamatan Samboja, serta Desa Sungai Meriam, Kecamatan Anggana.

Hingga saat ini, TPI Kuala Samboja telah beroperasi. Sementara itu, TPI Liang masih membutuhkan beberapa fasilitas pendukung, sedangkan TPI di Anggana memerlukan pembangunan sandaran kapal.

“Masih ada beberapa sarana yang perlu dilengkapi agar seluruh TPI dapat dimanfaatkan secara optimal. Khusus di Anggana, kami berharap pembangunan sandaran kapal bisa mendapatkan dukungan anggaran pada 2027,” ujar Asli, Senin (12/10/2026).

Menurutnya, keberadaan TPI berperan penting dalam mendukung aktivitas nelayan, terutama untuk mempermudah proses pendaratan dan pembongkaran hasil tangkapan. Dengan fasilitas yang memadai, kegiatan tersebut diharapkan dapat berlangsung lebih terpusat dan terorganisasi.

Asli menjelaskan, pemusatan aktivitas pendaratan ikan juga akan membantu pemerintah dalam mengidentifikasi kebutuhan nelayan. Sejumlah kebutuhan yang dapat diperhatikan meliputi ketersediaan es untuk menjaga kesegaran ikan serta bahan bakar untuk menunjang kegiatan penangkapan.

“Kalau aktivitas nelayan terpusat di TPI, kebutuhan mereka akan lebih mudah dipetakan. Kami ingin fasilitas ini bisa mendukung kegiatan setelah mereka kembali melaut, termasuk dalam penanganan hasil tangkapan,” jelasnya.

Selain itu, DKP Kukar berupaya mendorong ketersediaan fasilitas pengisian bahan bakar di kawasan TPI. Kehadiran SPBU dapat memudahkan nelayan memperoleh BBM tanpa harus mencari pasokan ke lokasi lain.

Ia menambahkan, kelengkapan sarana di setiap TPI menjadi salah satu faktor penting agar fasilitas yang telah dibangun pemerintah dapat memberikan manfaat bagi masyarakat perikanan.

Karena itu, penyempurnaan infrastruktur di Liang dan Anggana diharapkan dapat dilakukan secara bertahap sesuai dukungan pendanaan yang tersedia.

“Kami berharap pada 2027 ketiga TPI ini bisa berfungsi lebih maksimal. Fasilitas yang memadai, pelayanan kepada nelayan dapat ditingkatkan dan aktivitas perikanan di Kukar semakin terbantu,” pungkasnya. (Adv)

Exit mobile version