Home Advedtorial DLHK Kukar Pastikan Kebersihan Terjaga Selama MTQH ke-46

DLHK Kukar Pastikan Kebersihan Terjaga Selama MTQH ke-46

KUKAR – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan langkah antisipasi untuk mencegah penumpukan sampah selama pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) ke-46 tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada 5–11 Desember 2026 mendatang.

Jumlah kontingan dan tamu yang diperkirakan hadir mencapai 1.000 hingga 1.500 orang, sehingga pengelolaan kebersihan menjadi satu hal yang perlu diperhatikan selama kegiatan berlangsung.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) DLHK Kukar, Tri Joko Kuncoro, setelah mengikuti rapat persiapan MTQH ke-46 di Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kukar, Kamis (15/10/2026).

Tri Joko mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mendukung kebersihan di lokasi penyelenggaraan.

“Desember nanti Kukar menjadi tuan rumah MTQH tingkat provinsi. Ini menjadi kesempatan besar bagi kita untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu, termasuk dalam hal kebersihan dan pengelolaan sampah,” ujarnya.

Tri Joko menjelaskan, DLHK Kukar akan memusatkan perhatian pada sejumlah lokasi yang diprediksi ramai dikunjungi masyarakat, di antaranya Arbizz Space, kawasan Jam Bentong, dan Taman Kota Raja.

Ia bilang pengawasan kebersihan terutama dilakukan saat pembukaan, penutupan, serta kegiatan expo.

Untuk mendukung penanganan sampah, pihaknya akan menempatkan petugas di sejumlah arena dan menyediakan kantong plastik di titik-titik keramaian.

DLHK Kukar, sambung dia, juga menyiapkan dua truk taktis untuk menunjang pengangkutan sampah selama perhelatan berlangsung.

“Kami menjadwalkan pengambilan sampah pada pagi dan sore hari. Petugas juga akan melakukan pembersihan di setiap arena kegiatan agar sampah tidak menumpuk dan kebersihan lingkungan tetap terjaga,” jelasnya.

Ia memperkirakan botol plastik bekas minuman menjadi jenis sampah yang banyak dihasilkan selama kegiatan.

Karena itu, Tri Joko mengimbau pengunjung dan pelaku UMKM untuk turut menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.

Tri Joko berharap pengelola lokasi kegiatan dan Event Organizer (EO) dapat mendukung upaya tersebut melalui penyediaan tempat sampah, khususnya di kawasan pusat aktivitas UMKM.

“Jika memungkinkan, sampah juga dipilah agar yang masih bisa dimanfaatkan dapat disalurkan ke bank sampah, sedangkan sampah residu yang tidak dapat diolah lagi akan dibawa ke TPA,” pungkasnya. (Adv)

Exit mobile version