
SAMARINDA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) terus memantapkan strategi pembinaan atlet panahan untuk meningkatkan daya saing di kancah nasional. Program yang dikembangkan mencakup pelatihan yang lebih terarah, penguatan teknik, dan peningkatan jam terbang melalui kompetisi berjenjang.
Kepala Bidang Pengembangan Prestasi Dispora Kaltim, Rasman Rading menegaskan bahwa para atlet, baik inti maupun cadangan, harus mendapatkan porsi pelatihan yang proporsional dan serius.
“Latihan tidak bisa lagi bersifat umum. Diperlukan pendekatan yang lebih fokus, termasuk peningkatan kebugaran, pematangan teknik, hingga simulasi pertandingan dengan skenario realistis,” ucap Rasman, Senin (2/6/2025).
Menurutnya, pengalaman bertanding menjadi salah satu aspek penting dalam membentuk mental dan ketangguhan atlet. Semakin banyak mengikuti kompetisi, maka semakin terasah pula kualitas mereka.
“Turnamen dan kejuaraan sudah banyak digelar di berbagai daerah, baik di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi. Dalam waktu dekat, kita juga akan mengadakan kejuaraan series pada 17–22 Juli sebagai bagian dari program tersebut,” jelasnya.
Dispora Kaltim saat ini tengah mengakselerasi sejumlah inisiatif pembinaan. Beberapa di antaranya mencakup peningkatan intensitas pelatihan, keterlibatan dalam turnamen rutin, simulasi kompetisi mendekati kondisi sesungguhnya, serta memperluas pengalaman melalui partisipasi aktif di berbagai ajang.
Tak hanya itu, Rasman menyampaikan bahwa pihaknya juga membuka kemungkinan pelatihan di luar negeri bagi atlet yang menunjukkan potensi besar.
“Kami juga berupaya mendatangkan pelatih-pelatih berkualitas, baik dari dalam negeri maupun mancanegara, untuk memperkuat kualitas pembinaan secara menyeluruh,” katanya.
Langkah-langkah ini merupakan bagian dari visi jangka panjang Dispora Kaltim untuk menjadikan panahan sebagai salah satu cabang olahraga unggulan di tingkat nasional.
“Kami ingin atlet Kaltim tidak sekadar jadi peserta, tapi juga mampu tampil sebagai juara. Tujuan akhirnya adalah membawa nama daerah bersinar di level nasional bahkan internasional,” tutupnya. (Adv)