Home Advedtorial DPM-PTSP Bontang Siap Permudah Izin PT EUP Kembangkan Usahanya

DPM-PTSP Bontang Siap Permudah Izin PT EUP Kembangkan Usahanya


Bontang — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Bontang menyatakan kesiapan penuh untuk memberikan kemudahan perizinan bagi PT Energi Unggul Persada (EUP) apabila perusahaan tersebut mengembangkan usaha dan menambah lini produksinya di Bontang.

Kepala DPM-PTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, mengatakan bahwa pemerintah daerah mendorong percepatan investasi, khususnya sektor industri berbasis kelapa sawit yang dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang ke tahap hilirisasi.

Saat ini, PT EUP masih berfokus pada produksi minyak goreng sebagai produk utama. Padahal, kelapa sawit memiliki peluang pengembangan yang sangat luas, baik di sektor pangan maupun nonpangan.

“Sawit itu bisa jadi margarin, mentega, kosmetik, bahkan produk industri seperti glycerin dan surfactant,” jelasnya.

Aspiannur menegaskan bahwa jika PT EUP melakukan ekspansi bisnis untuk mengolah produk turunan sawit, DPM-PTSP siap menjadi fasilitator utama dalam proses perizinan dan kebutuhan administrasi lainnya.

“Kami siap mempermudah seluruh proses perizinannya. Dampaknya bukan hanya ke perusahaan, tetapi juga ke masyarakat karena nilai tambah dan lapangan kerja akan meningkat,” tegasnya Senin (27/10/2025).

DPM-PTSP juga menyiapkan dukungan berupa promosi potensi investasi, koordinasi lintas instansi, dan pendampingan berkelanjutan guna memastikan pengembangan usaha PT EUP berjalan sesuai aturan dan target yang ditetapkan.

“Kami tidak hanya bicara perizinan, tetapi juga bagaimana membangun ekosistem usaha yang sehat dan terkontrol,” lanjutnya.

Rencana kunjungan DPM-PTSP ke PT EUP akan dimanfaatkan untuk memetakan kebutuhan perusahaan, mulai dari rantai pasok, kebutuhan teknis, infrastruktur, hingga kebijakan pendukung yang diperlukan untuk perluasan usaha.

Aspiannur berharap PT EUP dapat melihat peluang besar dalam pengembangan produk hilir sawit dan bersama-sama memperkuat kontribusi sektor industri bagi ekonomi daerah.

“Kami siap mendampingi sepenuhnya. Harapannya, Bontang tidak hanya menjadi lokasi produksi, tetapi juga pusat inovasi dan pengolahan produk sawit,” pungkasnya.

Exit mobile version