
BONTANG– Pemerintah Kota Bontang mendapat predikat terbaik tingkat regional Kalimantan terkait isu penurunan angka pengangguran dari Kementerian Dalam Negeri.
Anggota DPRD Bontang Sem Nalpa Mario mengatakan, penghargaan itu tidak terlepas kerja keras Wali Kota Neni dan Wakilnya Agus Haria dalam memimpin daerah.
Dirinya berharap Bontang bisa lebih berbenah ancaman PHK di perusahaan tambang musti disikapi. Agar tidak muncul angka pengangguran baru di Bontang.
Menurutnya anggaran Rp 3 miliar yang didapat bisa dipergunakan dengan baik. Terutama program penanganan pengangguran. Membuat pelatihan yang bermanfaat untuk warga.
“Kami sampaikan selamat. Mari berbenah untuk menangkal angka pengangguran baru,” ucap Sem Nalpa.
Pemerintah Kota Bontang membawa kado senilai Rp3 miliar karena berhasil meraih penghargaan tingkat I kategori Penrurunan Angka Pengangguran di regional Kalimantan.
Penghargaan itu diterima langsung Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) lewat ajang Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Berprestasi 2026, Regional Kalimantan yang berlangsung Selasa (05/05/2026) malam di Balikpapan.
Wali Kota Bontang Neni Moernaeni mengaku tingkat pengangguran terbuka berhasil ditekan. Program yang ditawarkan pun ialah melakukan pembinaan dan pelatihan sertifikasi. Agar warga Bontang memiliki keahlian memadai.
Terlebih Bontang merupakan kawasan industri. Dimana pelatihan yang disiapkan juga harus mengikuti kebutuhan perusahaan. Bahkan di akhir pelatihan para peserta mendapatkan sertifikasi.
“Untuk mengelola rekruitmen tenaga kerja Bontang juga merikis Aplikasi Teman Naker. Di sana pencari kerja bisa bersaing secara terbuka,” kata Neni.