Home Advedtorial DPRD Dorong Program Beasiswa Bontang Harus Lebih Sasar Penerima Yang Akurat

DPRD Dorong Program Beasiswa Bontang Harus Lebih Sasar Penerima Yang Akurat

BONTANG- Ketua DPRD Bontang mengapresiasi program beasiswa tahun 2026 tetap dijalankan. Menurutnya program ini sangat membantu meringankan mahasiswa dalam menempuh pendidikan sarjana.

Evaluasi yang menjadi catatan DPRD ialah proses penerimaan harus berlangsung transparan. Pemkot Bontang musti memanfaatkan anggaran uang telah dialokasikan agar bisa diserap dengan maksimal.

Ihwal kemudahan syarat administrasi juga tak lepas dari sorotannya. Karena banyak peserta yang gugur karena hanya persoalan administrasi yang ribet.

“Kami mau di permudah. Tapi harus sesuai aturan. Program beasiswa ini akan membantu warga,” ucap Andi Faiz.

Diketahui, Pemerintah Kota Bontang tetap mengalokasikan anggaran beasiswa sebesar Rp10 miliar pada 2026, meski di tengah tekanan kondisi keuangan daerah.

Wali Kota Bontang, Neni Moernaeni, mengatakan program beasiswa tetap menjadi prioritas sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Taman.

“Alhamdulillah, meski di tengah tekanan keuangan daerah, Pemkot Bontang tetap mengalokasikan beasiswa,” ujar Neni.

Saat ini, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) tengah menyusun persiapan terkait skema alokasi, kriteria, dan kualifikasi penerima beasiswa tahun ini.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, beasiswa stimulan diprioritaskan bagi pelajar maupun mahasiswa dengan capaian akademik yang baik.

Neni menegaskan, distribusi beasiswa tahun ini akan dilakukan lebih selektif agar tidak berbenturan dengan program pendidikan Gratispoll dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Menurutnya, penerima bantuan pendidikan tidak diperbolehkan menerima beasiswa ganda dari dua program berbeda.

“Penerimaan beasiswa tidak bisa double, jadi proses seleksi akan lebih selektif,” jelasnya.

Exit mobile version