Home Advedtorial Kadispora Kukar Pastikan Fasilitas Kontingen Porprov 2026 Terpenuhi, Targetkan Juara Umum

Kadispora Kukar Pastikan Fasilitas Kontingen Porprov 2026 Terpenuhi, Targetkan Juara Umum

KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mempersiapkan sejumlah fasilitas dan dukungan bagi kontingen yang akan berlaga pada berbagai ajang olahraga tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2026. Mulai dari akomodasi, uang saku, transportasi, konsumsi hingga perlengkapan pertandingan telah disiapkan untuk menunjang kebutuhan atlet.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kukar, Aji Ali Husni, dalam laporan pelepasan kontingen Kabupaten Kukar untuk mengikuti Porprov VIII di Paser, Peparprov V, Porda II, serta Porwada Provinsi Kaltim 2026. Kegiatan berlangsung di Arbizz Space, Tenggarong, Jumat (30/10/2026).

Aji Ali Husni menjelaskan, keikutsertaan kontingen Kukar merupakan bagian dari program pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi daerah sesuai program Kukar Idaman Terbaik. Selain itu, kegiatan tersebut juga mendukung pencapaian indikator kinerja Dispora Kukar serta program kerja KONI Kabupaten Kukar dan KONI Provinsi Kaltim.

Adapun keikutsertaan kontingen mencakup sejumlah agenda olahraga, yakni Porprov VIII di Kabupaten Paser pada 14–24 November 2026, Peparprov V di Paser pada 4–15 Desember 2026, Porda II di Samarinda pada 29 November–5 Desember 2026, serta Porwada IV di Balikpapan pada 3–5 November 2026.

Selain itu, terdapat pula keikutsertaan pada Porprov Korpri di Kutai Timur yang mempertandingkan 12 cabang olahraga (cabor).

“Keikutsertaan ini bertujuan meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Kutai Kartanegara, sekaligus mengukur hasil pembinaan atlet dan cabang olahraga yang selama ini telah berjalan,” jelasnya.

Dari sisi kekuatan kontingen, Porprov Korpri di Kutai Timur diikuti sebanyak 231 orang yang terdiri dari atlet, pelatih, manajer, dan official. Sementara Porprov VIII di Paser melibatkan 1.584 orang dengan mengikuti 66 cabor.

Kemudian, Peparprov V diikuti sebanyak 138 orang dengan sembilan cabor. Porda II diikuti sekitar 500 peserta dengan 20 cabor, sedangkan Porwada IV di Balikpapan melibatkan 41 orang dengan mengikuti 10 cabor.

Untuk mendukung kebutuhan kontingen, sebut Aji Ali, Dispora Kukar juga menyiapkan tim pendukung yang terdiri dari lima tenaga medis, yakni satu dokter dan empat perawat. Selain itu, terdapat tiga tenaga psikologi dari RSUD AM Parikesit Tenggarong dan RSUD Aji Batara Agung Dewa Sakti Samboja.

Pendampingan juga melibatkan Dispora Kukar, KONI, Korpri, NPCI, Kormi, serta PWI. Seluruh unsur tersebut diharapkan dapat membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan dan memenuhi kebutuhan kontingen selama mengikuti pertandingan.

Aji Ali menambahkan, persiapan atlet telah dilakukan melalui seleksi dan pemusatan latihan untuk meningkatkan kesiapan fisik, kemampuan teknis, serta mental bertanding. Pembinaan karakter, disiplin, dan sportivitas juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi kompetisi.

“Strategi yang kami siapkan di antaranya pelatihan character building untuk beberapa cabor, pelatihan pelatih bersertifikat nasional, serta pemetaan cabor unggulan yang berpotensi menyumbangkan medali,” ungkapnya.

Ia memastikan seluruh atlet mendapatkan dukungan akomodasi berupa hotel dan guest house. Bahkan, pihaknya bersyukur karena seluruh atlet tidak perlu menginap di homestay selama mengikuti pertandingan.

Selain akomodasi, kontingen juga mendapatkan dukungan uang lumpsum yang meliputi uang saku, transportasi, dan makan. Penyaluran uang saku tersebut dilakukan melalui rekening masing-masing atlet sebelum keberangkatan.

“Sesuai arahan dan komitmen Bapak Bupati, uang saku ini sudah masuk ke rekening masing-masing atlet sebelum kita meninggalkan Tenggarong. Untuk kontingen Porprov Korpri mulai siang tadi sudah masuk, sedangkan teman-teman Porprov insyaallah tanggal 7 sebelum berangkat juga sudah masuk ke rekening masing-masing,” paparnya.

Aji Ali berharap seluruh unsur yang tergabung dalam kontingen dapat menjaga kekompakan serta menjunjung tinggi nama baik daerah selama mengikuti pertandingan.

“Yang paling penting seluruh anggota kontingen menjaga semangat, disiplin, dan sportivitas. Kita berangkat membawa nama Kabupaten Kutai Kartanegara, sehingga harus memberikan penampilan terbaik di setiap ajang yang diikuti,” tutupnya. (Adv)

Exit mobile version