
BONTANG– Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang Muhammad Sahib meminta pemerintah responsif dalam memperbaiki, infrastruktur rusak di kota.
Kata dia penanganan jalan longsoran di Kelurahan Tanjung Laut Indah menjadi contoh perlunya penanganan. Dimana Jalan Lohan 1 RT 15, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Bontang Selatan amblas dan tidak bisa dilintasi akibat longsor.
Dampak penanganan tidak responsif iyalah akses warga yang terputus. Warga harus memutar untuk melintasi jalan rusak. Ini perlu penanganan serius.
“Harusnya bisa responsif. Dianggarkan cepat,” ucap Muhammad Sahib.
Pemkot Bontang akhirnya memperbaiki jalan Lohan 1, RT 15 Tanjung Laut Indah yang amblas karena longsor. Pembenahan menggunakan anggaran Dana Tidak Terduga (DTT) sebesar Rp2,5 miliar.
Kepala PUPR Kota Bontang Edy Prabowo mengatakan penggunaan DTT untuk pelaksanaan kegiatan telah mendapatkan restu inspektorat. Pembuatan Rencana Anggaran Biaya (RAB) juga telah rampung. Saat ini sedang digodok persiapan teknis lelang.
“Awalnya ingin ditangani sementara. Namun ternyata kerusakannya berat. Maka itu diperbaiki secara menyeluruh pakai DTT,” kata Edy.
Sebelumnya diberitakan, akses jalan Lohan 1 terputus karena badan jalan ambrol. Warga terpaksa memutar dan menempuh jarak lebih jauh jika ingin melintas.
Salah seorang warga, Jumaldi, mengaku tanda-tanda kerusakan jalan sebenarnya sudah terlihat sejak sekitar enam bulan lalu. Awalnya, permukaan jalan mengalami retak dan sedikit amblas.
Kondisi diperparah karena jalur tersebut kerap terendam banjir saat air laut pasang. Genangan air secara perlahan mengikis tanah di bawah badan jalan hingga akhirnya longsor semakin melebar.
“Parah ini kalau dibiarkan. Awalnya sekitar 5 meter, sekarang sudah 10 meter. Mungkin kalau dibiarkan bisa ambruk semua,” ujarnya.