Home Advedtorial Listrik Komunal Dorong Pendidikan dan Ekonomi di Desa Tani Baru

Listrik Komunal Dorong Pendidikan dan Ekonomi di Desa Tani Baru

TENGGARONG – Seiring menyala­nya listrik komunal di Desa Tani Baru, Kecamatan Anggana, roda kehidupan desa mulai berputar lebih cepat.

Program Terang Kampungku yang digagas Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara tak hanya menghapus kegelapan malam, tapi juga membuka ruang luas untuk tumbuhnya sektor-sektor vital desa: pendidikan, ekonomi, hingga layanan publik.

Kepala Desa Tani Baru, Ilyas, tak menampik bahwa dampak paling terasa dari hadirnya listrik adalah pada sektor pendidikan.

Kini, sekolah-sekolah dasar di desa tersebut bisa menggunakan proyektor, perangkat komputer, dan penerangan layak untuk mendukung proses belajar-mengajar di malam hari.

“Sebelumnya anak-anak belajar pakai lampu minyak. Sekarang mereka bisa belajar dengan nyaman, bahkan mulai belajar teknologi. Kita sedang usulkan pelatihan komputer untuk siswa dan guru. Ini lompatan besar,” terang Ilyas, Kamis (27/3/2025).

Tak berhenti di pendidikan, sektor ekonomi pun mulai bergerak. Warga yang selama ini hanya bergantung pada pertanian dan nelayan tradisional mulai mengembangkan usaha kecil dari rumah.

Ilyas mencatat, beberapa warga mulai memanfaatkan listrik untuk mengolah hasil tangkapan ikan, memproduksi keripik, hingga membuka warung-warung kecil dengan pendingin minuman.

Lebih dari itu, potensi digitalisasi desa mulai digarap serius. Pemerintah desa kini tengah menyiapkan sistem informasi layanan publik berbasis digital, serta memperluas penggunaan internet yang sebelumnya terkendala karena minimnya listrik.

“Kita juga ingin layanan administrasi desa lebih efisien. Kalau sebelumnya banyak urusan terganggu karena mati listrik, sekarang sudah bisa lebih cepat. KTP, surat-surat, dan keperluan lainnya bisa diproses langsung,” ungkapnya.

Puskesmas pembantu dan posyandu desa pun kini bisa menyimpan vaksin dan obat-obatan dalam suhu yang layak. Ini membuat pelayanan kesehatan menjadi lebih maksimal, khususnya untuk balita dan lansia.

Ilyas menekankan bahwa program Terang Kampungku menjadi fondasi penting untuk menciptakan desa mandiri dan berdaya saing.

“Kalau desa ingin maju, listrik harus lebih dulu tersedia. Sekarang kami sudah punya itu, tinggal bagaimana kami kelola dan manfaatkan. Kami yakin, dari desa yang dulu gelap, sekarang kami bisa jadi desa yang bersinar,” pungkasnya.

Dengan listrik yang stabil dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, Tani Baru bersiap menatap masa depan. Tak lagi tertinggal, desa ini kini tengah memantapkan langkah menjadi desa yang produktif, terkoneksi, dan sejahtera. (*)

Exit mobile version