Home Advedtorial Musim Kemarau, DPRD Bontang Minta Warga Hindari Buka Lahan Dengan Cara Membakar

Musim Kemarau, DPRD Bontang Minta Warga Hindari Buka Lahan Dengan Cara Membakar

BONTANG– Kota Bontang memasuki musim kemarau pada Mei 2026 ini. Kondisi cuaca ekstrem berpotensi membuat kebakaran lahan akan masif terjadi.

Anggota DPRD Bontang Sem Nalpa Mario mengatakan, larangan membuka lahan dengan cara membakar sudah dilakukan. Untuk itu masyarakat diminta tidak terlalu mengambil resiko karena bisa berdampak buruk.

Beberapa waktu lalu misalnya di wilayah Bontang Barat terdapat 2 kawasan di Jalan Soekarno Hatta yang terbakar. Luasannya pun cukup besar. Itu akan menyulitkan proses pemadaman.

“Mencegah lebih baik dari pada mengobati. Kami himbau lah untuk tidak bakar, ” kata Mario pada Selasa (5/5/2026).

Dikonfirmasi terpisah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang berhasil padamkan dua  titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Kelurahan Bontang Lestari, Bontang Selatan bersama tim terpadu lintas instansi.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bontang, melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Ismail mengingkapkan, keberhasilan pemadaman tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak yang bergerak cepat sejak laporan diterima.

Dia bilang, karhutla terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, Bontang Lestari dengan jenis lahan yang terbakar berupa semak belukar. Luas area terdampak masing-masing mencapai sekitar 0,25 hektare dan 0,69 hektare.

“Laporan kami terima melalui call center 112 pada pukul 14.52 Wita. Tim BPBD kemudian bergerak menuju lokasi pertama dengan estimasi waktu tempuh sekitar 30 menit,” ujarnya.

Exit mobile version