Home Advedtorial Pemkab Kukar Pastikan TPP Guru Tidak Dipangkas

Pemkab Kukar Pastikan TPP Guru Tidak Dipangkas

KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi tenaga pendidik tetap dipertahankan. Kebijakan tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan guru yang memiliki peran penting dalam pembangunan sumber daya manusia.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menegaskan guru merupakan unsur utama dalam menentukan kualitas generasi penerus daerah. Tidak hanya bertugas memberikan pembelajaran, guru juga memiliki tanggung jawab membentuk karakter serta menanamkan nilai-nilai positif kepada peserta didik.

Menurut Aulia, perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik perlu menjadi bagian dari kebijakan pemerintah. Sebab, dukungan yang diberikan diharapkan mampu mendorong semangat dan produktivitas guru dalam menjalankan tugasnya.

Ia berpandangan, pemberian insentif memiliki hubungan dengan motivasi seseorang dalam bekerja. Hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan Pemkab Kukar untuk tetap menjaga hak tambahan penghasilan bagi para guru.

“Karena kan kita berpaham bahwa salah satu rumusan adalah people move by incentive,” kata Aulia, Selasa (4/11/2026).

Aulia menjelaskan, guru memiliki kontribusi besar dalam mempersiapkan generasi muda Kukar agar mampu bersaing dan memiliki kualitas yang baik. Peran tersebut tidak dapat dilepaskan dari dukungan berbagai aspek, termasuk perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik.

Karena itu, Pemkab Kukar memastikan tidak mengambil kebijakan pengurangan TPP guru. Pemerintah daerah ingin para tenaga pendidik tetap mendapatkan dukungan yang layak dalam menjalankan tanggung jawabnya di lingkungan pendidikan.

Kebijakan tersebut juga diharapkan dapat memberikan rasa tenang bagi para guru sehingga mereka bisa lebih fokus menjalankan proses belajar mengajar dan memberikan pelayanan pendidikan kepada peserta didik.

“Kita ingin para guru bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Mereka punya tanggung jawab besar dalam mendidik dan membentuk karakter anak-anak Kukar. Karena itu, kesejahteraan mereka tetap menjadi perhatian pemerintah daerah,” pungkas Aulia. (Adv)

Exit mobile version