
BONTANG- Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam mengapresiasi langkah Pemkot memberikan Bantuan Langsung Tunai Rp300 ribu per warga untuk kalangan miskin pada 2026 ini.
Menurutnya program BLT ini dapat membantu meringankan beban warga miskin dan memastikan mereka tidak kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pangan setiap bulannya.
“Kami apresiasi untuk penanganan warga miskin dengan memberikan BLT per jiwa Rp300 ribu. Ini menandakan Pemkot Bontang benar benar serius penanganan warga miskin,” ucap Andi Faizal.
Diketahui, Pemerintah Kota Bontang menargetkan angka kemiskinan menurun pada 2027 mendatang. Presentasenya mencapai 2,88 persen.
Hal itu disampaikan Wali Kota Bontang Neni Moernaeni. Kata Neni penurunan angka kemiskinan ini diyakini bisa maksimal pasca berjalannya program Langsung Tunai (BLT) di tahun ini.
“Untuk kriteria Lansia terlantar, Disabilitas, dan anak yatim serta fakir miskin dapat Rp300 ribu per jiwa per bulan. Saya yakin dari sini bisa menekan angka kemiskinan di 2027,” ucap Neni Moernaeni.
Diketahui, proses distribusi BLT mulai di salurkan pada April 2025 ini. Ada 3 kriteria terlebih dahulu totalnya sebanyak 461 orang. Waktu itu, ratusan warga tampak mengantre untuk mengurus pencairan bantuan melalui pembuatan Virtual Account (VA) di Bank Kaltimtara.
Untuk proses administrasi, para penerima diwajibkan membawa fotokopi KTP, Kartu Keluarga (KK), serta dua lembar materai Rp10 ribu sebagai syarat perbankan.