
SAMARINDA – Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD PA GMNI) Kalimantan Timur menyatakan kesiapan untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan agenda nasional organisasi. Kesiapan tersebut menjadi bentuk komitmen PA GMNI Kalimantan Timur dalam memperkuat konsolidasi organisasi, mempererat hubungan antaralumni, serta menghadirkan ruang strategis bagi lahirnya gagasan kebangsaan.
Dengan posisi Kalimantan Timur sebagai daerah strategis pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), DPD PA GMNI Kaltim menilai Bumi Etam memiliki kapasitas dan potensi besar untuk menjadi pusat pelaksanaan agenda berskala nasional.
Bendahara DPD PA GMNI Kalimantan Timur, Aleks Bhajo, S.Kel., S.H., menegaskan bahwa kesiapan menjadi tuan rumah merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi seluruh jajaran organisasi.
“DPD PA GMNI Kalimantan Timur siap menjadi tuan rumah agenda nasional. Ini bukan hanya tentang pelaksanaan kegiatan organisasi, tetapi bagaimana menghadirkan ruang konsolidasi, ruang persatuan, dan ruang dialog bagi seluruh alumni GMNI dari berbagai daerah. Kami ingin menunjukkan bahwa semangat Marhaenisme tetap hidup dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa,” ujar Aleks.
Menurutnya, kesiapan tersebut tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis penyelenggaraan, tetapi juga bagaimana seluruh kader dan alumni PA GMNI Kaltim mampu memberikan pelayanan terbaik kepada peserta yang datang dari berbagai wilayah Indonesia.
Aleks menjelaskan, Kalimantan Timur memiliki berbagai keunggulan yang mendukung penyelenggaraan agenda nasional, mulai dari perkembangan infrastruktur, akses transportasi, fasilitas pendukung, hingga kekayaan budaya dan keberagaman masyarakat yang menjadi kekuatan daerah.
“Kami ingin para peserta yang datang tidak hanya mengikuti agenda organisasi, tetapi juga merasakan keramahan masyarakat Kalimantan Timur. Mereka akan melihat bagaimana daerah ini berkembang sebagai kawasan strategis nasional dengan tetap menjaga nilai persaudaraan, toleransi, dan kebhinekaan,” katanya.
Untuk memastikan agenda berjalan maksimal, DPD PA GMNI Kalimantan Timur telah melakukan berbagai persiapan internal, mulai dari pembentukan kepanitiaan, koordinasi teknis, akomodasi, transportasi, keamanan, hingga berbagai rangkaian kegiatan pendukung.
Aleks menegaskan bahwa kesuksesan agenda nasional tersebut membutuhkan kerja sama seluruh pihak, baik organisasi, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, organisasi masyarakat, maupun masyarakat Kalimantan Timur.
“Keberhasilan agenda besar lahir dari semangat kolaborasi. Kami mengajak seluruh elemen di Kalimantan Timur untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan ini. Kami ingin membuktikan bahwa Bumi Etam mampu menjadi tuan rumah yang profesional, ramah, dan membanggakan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Aleks menyampaikan bahwa agenda nasional PA GMNI nantinya bukan hanya menjadi forum organisasi, tetapi juga menjadi wadah bertukar gagasan, pengalaman, serta pemikiran dalam menjawab berbagai tantangan bangsa.
Sebagai organisasi yang menghimpun alumni GMNI dari berbagai latar belakang profesi, PA GMNI memiliki peran penting dalam menghadirkan kontribusi melalui pemikiran, pengabdian, dan kerja nyata.
“PA GMNI harus terus hadir sebagai kekuatan moral dan intelektual bangsa. Alumni GMNI tersebar di berbagai sektor pengabdian, mulai dari pemerintahan, akademisi, dunia usaha, profesi, hingga masyarakat. Momentum agenda nasional ini harus menjadi ruang untuk menyatukan seluruh energi tersebut demi kepentingan bangsa dan negara,” tegas Aleks.
Ia menambahkan, pelaksanaan agenda nasional di Kalimantan Timur juga diharapkan memberikan dampak positif bagi daerah, baik dalam peningkatan aktivitas ekonomi, promosi budaya dan pariwisata lokal, maupun memperkuat citra Kalimantan Timur sebagai daerah yang siap menjadi tuan rumah berbagai kegiatan nasional.
Dengan semangat persatuan, gotong royong, dan nilai-nilai Marhaenisme, DPD PA GMNI Kalimantan Timur optimistis mampu menyelenggarakan agenda nasional secara sukses, tertib, dan berkesan.
“Menjadi tuan rumah bukan hanya menerima tamu, tetapi menerima amanah untuk menjaga nama baik organisasi, mempererat persaudaraan, dan menunjukkan kepada seluruh Indonesia bahwa Kalimantan Timur siap menjadi bagian penting dalam perjalanan besar PA GMNI menuju organisasi alumni yang semakin solid, progresif, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa,” tutup Aleks Bhajo, S.Kel., S.H.