Home Uncategorized Kuliah Gratis Mulai Diterapkan di Kaltim, Wagub Seno Pastikan Mahasiswa Bebas UKT...

Kuliah Gratis Mulai Diterapkan di Kaltim, Wagub Seno Pastikan Mahasiswa Bebas UKT Hingga Semester 8

SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur secara resmi mulai melaksanakan program pembebasan biaya kuliah (UKT) bagi mahasiswa.

Program ini merupakan bagian dari visi peningkatan sumber daya manusia yang telah menjadi prioritas pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud dan Seno Aji.

Wagub Seno, menyatakan bahwa semua aspek hukum pendukung program ini telah disiapkan dengan matang.

“Kami tidak hanya menyiapkan program, tetapi memastikan dasar hukumnya kuat dan sesuai prosedur. Saat ini seluruh dokumen, termasuk peraturan gubernur dan persetujuan dari Kemendagri, telah diselesaikan,”kata Wagub Seno Jumat (13/6/2025).

Untuk tahun anggaran berjalan, bantuan difokuskan bagi mahasiswa semester pertama karena revisi anggaran baru bisa dilakukan setelah pelantikan kepala daerah.

Namun, melalui APBD Perubahan tahun 2025 dan APBD murni 2026, seluruh mahasiswa hingga semester delapan akan menerima manfaat program ini.

“Semester satu kami tanggung lebih dulu. Setelah APBD Perubahan, semua mahasiswa dari semester dua hingga delapan akan dibebaskan dari UKT,” terang Seno.

Pembebasan biaya pendidikan ini akan berlaku maksimal hingga semester delapan sebagai bentuk dorongan agar mahasiswa menyelesaikan studi tepat waktu.

“Kebijakan ini kami batasi sampai semester delapan untuk menjaga kedisiplinan akademik mahasiswa,”tambahnya.

Sementara itu, untuk mahasiswa asal Kaltim yang menempuh pendidikan di luar daerah, pemerintah menyiapkan program Beasiswa Kaltim Sukses dengan sejumlah kriteria tertentu.

Program ini berbeda dengan skema bebas UKT untuk mahasiswa yang kuliah di dalam provinsi.

“Mahasiswa yang berkuliah di Kaltim tidak perlu mengajukan beasiswa karena biaya sudah ditanggung. Sedangkan untuk yang berada di luar daerah, tetap kami bantu melalui skema beasiswa dengan seleksi,”jelasnya.

Ia juga membuka ruang kritik dan pengawasan publik terhadap pelaksanaan program ini.

“Jika hingga awal 2026 program ini belum dijalankan sesuai rencana, saya persilakan mahasiswa untuk menagih janji kami secara langsung. Kami siap mempertanggungjawabkannya,”tutup Wagub Seno.
(adv/diskominfokaltim).

Exit mobile version