Samarinda – Keberhasilan Kalimantan Timur menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kurash 2025 bukan menjadi titik akhir.
Setelah menutup perhelatan yang digelar pada 17–20 Juni di GOR Kadrie Oening Samarinda, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim langsung menyiapkan langkah evaluasi menyeluruh untuk memastikan peningkatan kualitas ke depan.
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, mengatakan bahwa meskipun pelaksanaan Kejurnas berlangsung lancar dan mendapat apresiasi dari pengurus pusat, sejumlah aspek tetap perlu ditinjau ulang.
Menurutnya, penyelenggaraan yang baik bukan alasan untuk lengah dalam melakukan pembenahan.
“Tentu semuanya harus kita evaluasi, mulai dari pelaksanaan, kualitas pelatih, hingga teknis penyelenggaraan. Yang baik kita pertahankan, yang kurang kita benahi,” ujarnya, Minggu (22/6/25).
Dispora Kaltim juga memastikan dukungan dari sisi pembiayaan tetap terjaga. Namun, Rasman mengingatkan agar pengurus cabang olahraga tidak terlena dan lebih fokus pada penguatan internal organisasi.
Ia menyoroti pentingnya sinergi dan kerja nyata dibandingkan polemik internal yang tidak produktif.
“Kalau anggaran insyaallah aman. Tinggal bagaimana pengurus melakukan upaya nyata, bukan malah sibuk mengurusi sesama pengurus,” tegasnya.
Evaluasi juga menyasar peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama pelatih dan wasit. Rasman menilai bahwa keberlanjutan prestasi tidak bisa dilepaskan dari peran perangkat pendukung yang profesional dan tersertifikasi.
“Prestasi tidak mungkin hadir tanpa pelatih bersertifikasi. Maka pelatih dan wasit harus kita siapkan. Karena keberhasilan itu hasil dari kolaborasi atlet, pelatih, pengurus, dan perangkat pertandingan,” lanjutnya.
Keberhasilan Kejurnas kali ini dipandang sebagai pijakan penting untuk pengembangan olahraga kurash di Kalimantan Timur (Kaltim).
“Baik Dispora maupun Ferkushi Kaltim sepakat bahwa langkah selanjutnya adalah memastikan kolaborasi lintas pemangku kepentingan berjalan optimal, demi memperkuat posisi Kaltim di level nasional dan membuka peluang ke pentas internasional,” tandasnya.(ADV)


