Judul: Dispora Kaltim Jaring Atlet Tradisional, Siapkan Wakil untuk POTNAS 2025 di Gorontalo

Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur terus mendorong pelestarian dan pengembangan olahraga tradisional melalui seleksi tingkat daerah sebagai bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Tradisional Nasional (POTNAS) 2025 yang akan digelar di Provinsi Gorontalo.

Seleksi digelar di halaman Hotel Atlet Samarinda dengan mempertandingkan tiga cabang olahraga tradisional, yakni gasing, supit, dan igrang (engrang). Ketiga cabor ini dinilai mencerminkan kekayaan budaya masyarakat Kalimantan Timur yang memiliki nilai sportivitas tinggi.

“Ada tiga jenis olahraga yang dipertandingkan, yaitu gasing, supit, dan igrang. Ini bagian dari seleksi menuju ajang nasional,” ujar Kepala Seksi Olahraga dan Rekreasi Tradisional Dispora Kaltim, Thomas Alva Edison, Rabu (09/07/2025).

Pemenang dari seleksi ini akan disiapkan menjadi wakil Kalimantan Timur untuk berlaga di POTNAS. Thomas mengatakan bahwa hingga saat ini, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memang belum menetapkan tanggal pasti pelaksanaan, namun ajang nasional tersebut diperkirakan akan digelar pada November 2025.

“Kegiatan nasionalnya akan berlangsung di Gorontalo pada 2025. Tapi sampai sekarang Kemenpora belum menetapkan tanggal pastinya. Informasi terakhir, kemungkinan sekitar November, tapi belum ada SK resmi,” tambahnya.

Dispora Kaltim memastikan akan menanggung seluruh biaya keberangkatan dari Samarinda ke lokasi ajang nasional. Sementara itu, kebutuhan peserta selama berada di Gorontalo akan ditangani langsung oleh pihak Kemenpora.

“Untuk perjalanan dari Kaltim ke Gorontalo, itu dibebankan kepada kami. Tapi begitu sampai di sana, semua sudah ditanggung Kemenpora—termasuk akomodasi, penginapan, dan penjemputan dari bandara,” terangnya.

Terkait pelatihan teknis bagi peserta, Thomas menjelaskan bahwa hal tersebut berada di bawah penanganan bidang lain dalam struktur Dispora, dan bukan menjadi cakupan langsung tugasnya.

“Kalau kegiatan lain seperti pelatihan, itu berada di wilayah dua rekan saya di bidang lain. Mungkin nanti bisa dikonfirmasi langsung ke mereka agar lebih jelas, karena kami ini terbagi ke dalam tiga domain,” pungkasnya.

Dispora Kaltim berharap seleksi ini tidak hanya menjaring atlet yang kompeten di olahraga tradisional, tetapi juga mendorong generasi muda untuk tetap mengenali, mencintai, dan melestarikan warisan budaya lokal melalui jalur prestasi.(ADV)

Berita Terkait

Most Popular