Prioritas Beasiswa Luar Daerah Kaltim untuk Mahasiswa di PTN Terbaik dan Daerah Tertinggal

Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menyiapkan program beasiswa bagi mahasiswa yang menempuh studi di luar daerah.

Namun, kebijakan ini tidak diberikan secara merata, melainkan berdasarkan sejumlah kriteria yang telah ditetapkan.

Kepala Biro Kesra Kaltim, Dasmiah, menjelaskan bahwa beasiswa berbeda dari bantuan pendidikan umum karena penerimanya harus memenuhi ketentuan tertentu.

Di antaranya adalah berasal dari 10 perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik di Indonesia serta mengambil jurusan yang belum tersedia di Kaltim, seperti program spesialis kedokteran.

“Jurusan prioritas seperti spesialisasi kedokteran sangat kami butuhkan, karena daerah kita masih kekurangan dokter spesialis,”ujarnya.

Selain mempertimbangkan universitas dan jurusan, program ini juga memprioritaskan mahasiswa dari wilayah dengan angka kemiskinan tinggi.

Mahakam Ulu dan Kutai Barat menjadi dua daerah dengan prioritas tertinggi, mengingat persentase kemiskinan yang masih berada di atas 9 persen.

Penyaluran beasiswa dilakukan secara langsung ke rekening mahasiswa masing-masing.

Namun, penerima beasiswa akan terus dievaluasi setiap semester, terutama dari segi Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).

Jika nilai akademik menurun, maka peluang menerima beasiswa kembali akan tertutup.

“Karena sifatnya per semester, maka mahasiswa harus menjaga IPK. Bila tidak, kemungkinan tidak akan menerima bantuan di semester berikutnya,”tambah Dasmiah.

Untuk tahun ini, jumlah penerima beasiswa dibatasi hanya sekitar 800 orang. Jumlah tersebut jauh lebih kecil dibandingkan 33 ribu penerima bantuan pendidikan di dalam daerah.

Hal ini dilakukan agar seleksi penerima lebih ketat dan tepat sasaran.

(adv/diskominfokaltim).

Berita Terkait

Most Popular