Tanam Ratusan Pohon Buah, Dispora Kaltim Hidupkan Konsep Sport Tourism di Stadion

Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur tengah mengembangkan konsep baru dalam pengelolaan kawasan stadion, dengan mengintegrasikan aktivitas olahraga dan penghijauan berbasis tanaman buah.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Kaltim dalam program kerja 100 hari pertama, yang menekankan pentingnya pelestarian lingkungan melalui penanaman pohon buah di kawasan olahraga.

Kepala Seksi (Kasi) Pengelola Stadion Utama Palaran Dispora Kaltim, Yudi Haryanto, menyampaikan bahwa instruksi Gubernur tersebut telah diterjemahkan ke dalam aksi nyata, dengan dimulainya program penanaman di dua stadion utama, yakni Stadion Madya dan Stadion Utama Palaran.

“Kemarin kan Gubernur waktu 100 hari program kerja beliau, beliau menyarankan untuk penanaman buah di kawasan stadion terutama di Stadion Madya,” ungkap Yudi di Samarinda, Senin (14/07/2025).

Ia menjelaskan bahwa di Stadion Madya telah ditanam sekitar 200 batang pohon kelapa. Sementara di kawasan Stadion Utama Palaran, upaya serupa juga dilakukan dengan jumlah pohon yang hampir sama.

“Penanaman pohon kelapa itu sudah sekitar hampir 200, bahkan lebihnya, dan itu lagi. Ditambah juga kita melakukan sama, yang di Palaran, itu kita tanam juga, kurang lebih hampir 200 buah, tapi posisi saat ini belum kelihatan,” tambahnya.

Tak hanya kelapa, Dispora juga menanam pohon buah lainnya seperti jeruk, rambutan, dan mangga, sebagai bagian dari upaya membangun konsep sport tourism penggabungan olahraga dan wisata agro yang berkelanjutan.

“Beda dengan yang ada di Stadion Madya, sebenarnya kita sudah juga melakukan itu penanaman pohon jeruk, pohon rambutan, dan pohon mangga,” ujarnya.

Meski demikian, program ini menghadapi tantangan teknis berupa kecocokan jenis tanaman dengan karakteristik tanah di masing-masing lokasi. Hal ini berpengaruh pada kecepatan pertumbuhan dan produktivitas pohon.

“Tapi kembali lagi dengan kecocokan tanah, tanah itu cocok nggak dengan tumbuhan yang kita tanam terhadap pohon buah yang tertentu, gitu. Karena kalau tidak cocok, dia akan lambat untuk siklusnya,” jelasnya.

Dispora berharap, program penanaman pohon ini tidak hanya menjadi pelengkap lanskap, tetapi benar-benar memberi manfaat langsung bagi masyarakat, terutama mereka yang berolahraga di kawasan stadion.

“Kita menanam itu memang diperuntukkan untuk masyarakat,” tambahnya.

Lewat konsep sport tourism, Dispora ingin menghadirkan pengalaman baru di ruang olahraga, di mana masyarakat tidak hanya beraktivitas fisik, tetapi juga dapat menikmati suasana alam dan hasil kebun.

“Judulnya sport tourism, jadi masyarakat itu bisa olahraga sambil memetik buah yang pengen makan,” pungkasnya.

Melalui inovasi tersebut, Dispora Kaltim berharap kawasan stadion dapat berkembang sebagai destinasi yang ramah lingkungan, sekaligus mendukung gaya hidup sehat dan pelestarian alam secara berkelanjutan. (ADV)

Berita Terkait

Most Popular