Efisiensi Anggaran, Kukarland Batal Digelar pada Tahun Ini

KUKAR – Kebijakan efisiensi anggaran membuat Festival Kukarland tidak masuk dalam pelaksanaan agenda pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pada 2026. Meski demikian, Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar telah memasukkan kembali festival tersebut ke dalam perencanaan kegiatan tahun 2027.

Kepastian itu disampaikan Kepala Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dispar Kukar, Zikri Umulda. Ia menjelaskan, tidak terlaksananya Kukarland tahun ini bukan berarti festival tersebut dihentikan secara permanen.

Zikri bilang, Dispar Kukar tetap merencanakan penyelenggaraan Kukarland pada tahun mendatang, dengan mempertimbangkan kondisi serta kesiapan pelaksanaannya.

“Untuk tahun depan, Kukarland sudah kami masukkan dalam perencanaan Dispar Kukar. Harapannya, festival ini bisa kembali terlaksana,” ujar Zikri, Sabtu (10/10/2026).

Ia menilai Kukarland memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata daerah. Festival tersebut juga menjadi ruang bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk terlibat dan memperkenalkan karya maupun produk mereka kepada masyarakat.

Zikri berharap agenda tersebut dapat kembali digelar sehingga peluang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk berpartisipasi dalam kegiatan berskala besar tetap terbuka.

Meski telah masuk dalam perencanaan, Zikri menyebut pelaksanaannya masih bergantung pada kondisi dan kesiapan yang ada. Karena itu, pihaknya berharap tidak ada kendala yang menghambat rencana penyelenggaraan Kukarland pada 2027.

“Kami berharap tahun depan Kukarland bisa kembali hadir. Namun, pelaksanaannya tetap melihat situasi dan kesiapan yang memungkinkan kegiatan tersebut diselenggarakan,” tuturnya.

Di sisi lain, tidak digelarnya Kukarland pada tahun ini tidak membuat Dispar Kukar menghentikan agenda promosi pariwisata lainnya. Sejumlah kegiatan yang telah direncanakan tetap dijalankan sesuai dengan jadwal yang disusun.

Salah satu agenda yang disiapkan adalah Festival Pesisir yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian tersendiri dari rangkaian program Dispar Kukar dalam mendukung sektor pariwisata daerah.

Zikri menegaskan, Festival Pesisir tidak dirancang sebagai pengganti Kukarland. Kedua kegiatan tersebut memiliki perencanaan masing-masing dan telah tercantum dalam agenda Dispar Kukar sebelumnya.

“Festival Pesisir memang sudah masuk dalam agenda kami sejak awal, sehingga pelaksanaannya bukan untuk menggantikan Kukarland. Kami tetap menjalankan kegiatan yang telah direncanakan sambil mempersiapkan peluang agar Kukarland dapat kembali digelar tahun depan,” pungkasnya. (Adv)

Berita Terkait

Most Popular