KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong percepatan kehadiran bioskop melalui kolaborasi sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Upaya ini dilakukan untuk menghadirkan alternatif hiburan bagi masyarakat sekaligus membuka peluang pengembangan usaha di daerah.
Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, mengatakan pembahasan rencana tersebut melibatkan beberapa instansi, di antaranya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Koperasi (Disperindagkop).
Ia menuturkan pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada menghadirkan bioskop, tetapi juga mempertimbangkan model usaha yang mampu memberikan keuntungan dan manfaat bagi Kukar.
Ia menyebut terdapat sejumlah pengelola bioskop di Indonesia di luar jaringan XXI yang dapat menjadi alternatif untuk diajak bekerja sama. Beberapa daerah seperti Berau, Tabalong, dan Batulicin telah memiliki fasilitas bioskop dengan kualitas ruang pemutaran yang mampu bersaing dengan jaringan besar.
“Kami ingin bioskop yang hadir di Kukar nantinya memiliki kualitas yang bagus dan tidak kalah dengan brand besar. Jangan sampai hanya sekadar ada, tetapi justru tidak memberikan keuntungan bagi daerah. Jadi, aspek kualitas dan manfaatnya juga harus diperhitungkan,” ujar Rendi, Jumat (30/10/2026).
Ia menjelaskan, keberadaan bioskop di sejumlah kabupaten tersebut menjadi salah satu referensi bagi Pemkab Kukar dalam menentukan konsep kerja sama.
Dengan demikian, sambung dia, masyarakat tetap bisa menikmati fasilitas hiburan layar lebar tanpa harus bergantung pada jaringan bioskop nasional tertentu.
Rendi menyampaikan pemerintah daerah masih melakukan pembahasan. Penentuan tempat belum dipastikan karena masih terdapat kemungkinan menggunakan lokasi yang sebelumnya direncanakan atau mencari alternatif lain.
“Untuk lokasinya masih kita bicarakan. Apakah tetap di tempat yang sudah direncanakan sebelumnya atau kemungkinan berpindah, semuanya masih dalam pembahasan,” tutupnya. (Adv)


