KALTIMNUSANTARA.COM– Anggota DPRD PPU, Ishak, yang juga politisi PDI-P, menyoroti permasalahan terkait belum difungsikannya pasar di Kecamatan Waru. Ia menyatakan bahwa sejak awal para pedagang telah menolak rencana relokasi pasar tersebut karena lokasi baru dianggap kurang strategis dan akses jalan yang tidak memadai.
“Sejak awal para pedagang sudah menyatakan penolakannya terhadap relokasi ini. Saya sendiri terlibat dalam proses tersebut,” ungkap Ishak 03/10/2024.
Ia juga menyatakan kebingungannya mengapa Pemerintah Kabupaten PPU tetap melanjutkan rencana relokasi pasar meskipun ada penolakan yang jelas dari pedagang. Menurutnya, para pedagang lebih mendukung pasar dibangun di lokasi yang lebih strategis, seperti di Kelurahan Petung, daripada di Sesulu yang dinilai kurang menguntungkan.
“Para pedagang lebih memilih lokasi di Petung. Kami dari LPM juga mendukung agar pasar dipindahkan ke Petung, bukan ke Sesulu,” tutupnya.


