
TENGGARONG, – Ketua DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, mendorong pemerintah daerah memprioritaskan pengadaan sarana dan prasarana pemadam kebakaran dalam perencanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran serta mendukung tugas para relawan di lapangan.
Hal tersebut disampaikan Ahmad Yani saat mengunjungi posko kebakaran di Jalan Kartini, Gang Karya, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Jumat (16/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia menyerahkan bantuan sembako kepada warga terdampak sebagai bentuk kepedulian atas musibah kebakaran.
Ahmad Yani didampingi Wakil Ketua III DPRD Kukar Aini Farida, S.E., istrinya Hadijah, serta Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Kukar. Bantuan diterima Lurah Loa Ipuh, Joko, bersama para relawan di posko kebakaran.
Ahmad Yani menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah tersebut, terutama kepada keluarga almarhum Ustaz Hamdi beserta kedua anaknya, Ahmad Ali Maulidiya dan Husin Taufiqqurahman, yang turut menjadi korban.
Berdasarkan data yang disampaikan, kebakaran tersebut berdampak pada 11 rumah, dengan delapan rumah terbakar habis dan tiga rumah lainnya terdampak. Sebanyak 17 kepala keluarga atau 55 jiwa tercatat terkena dampak musibah tersebut.
Usai mengunjungi posko di Loa Ipuh, rombongan melanjutkan kunjungan ke posko Balakarcanas Sanaji di Kantor Kelurahan Sukarame. Kedatangan mereka disambut Lurah Sukarame, Indah, bersama puluhan relawan.
Di lokasi tersebut, Ahmad Yani kembali menyerahkan bantuan sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan para relawan yang bertugas dalam penanggulangan kebakaran.
Dalam kesempatan itu, ia menekankan bahwa kesiapan menghadapi kebakaran tidak cukup hanya mengandalkan keberanian dan kesigapan relawan. Dukungan peralatan serta fasilitas operasional yang memadai juga menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan di lapangan.
“Peralatan dan infrastruktur penanggulangan kebakaran harus menjadi prioritas. Bencana tidak bisa kita prediksi, sehingga kesiapan harus dilakukan sejak awal. Kita tidak boleh menyerah menghadapi bencana, dan kebutuhan para relawan harus mendapat dukungan yang memadai,” tegasnya.
Menurut Ahmad Yani, sejumlah kebutuhan yang perlu mendapat perhatian meliputi pompa air, selang, perlengkapan keselamatan diri, bahan bakar, serta fasilitas pendukung pasokan air. Ketersediaan sarana tersebut diperlukan agar relawan dapat menjalankan tugas secara maksimal ketika kebakaran terjadi.
Ia mengatakan DPRD Kukar akan mendorong agar kebutuhan sarana dan prasarana penanggulangan bencana masuk dalam perhatian perencanaan anggaran daerah, khususnya APBD 2027. Selain pengadaan peralatan, dukungan operasional jangka pendek, termasuk bahan bakar bagi relawan, juga perlu diperhatikan.
Ahmad Yani menilai keberadaan kelompok relawan pemadam kebakaran di berbagai kelurahan merupakan kekuatan penting dalam membantu masyarakat saat terjadi bencana. Karena itu, dukungan pemerintah daerah perlu menjangkau seluruh wilayah Kukar, tidak hanya Tenggarong, tetapi juga kecamatan lainnya.
Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan dengan silaturahmi ke kediaman Hj. Nimah, orang tua almarhum Ustaz Hamdi Noor, di Jalan Japar Seman, Kelurahan Kampung Baru. Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Yani menyerahkan bantuan sekaligus menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban.
Melalui kunjungan tersebut, Ahmad Yani berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga terdampak. Ia juga menegaskan bahwa penguatan sarana dan prasarana pemadam kebakaran perlu menjadi perhatian bersama agar kesiapsiagaan relawan meningkat dan penanganan kebakaran di Kabupaten Kutai Kartanegara dapat berjalan lebih optimal.