
TENGGARONG – Aris Bintoro resmi menjabat sebagai Penjabat (Pj) Kepala Desa Makarti, menggantikan kepemimpinan sebelumnya dalam masa transisi menuju Pilkades antar waktu.
Dalam kepemimpinannya, Aris menegaskan bahwa stabilitas desa dan kelancaran pelayanan publik menjadi prioritas utama selama ia menjabat.
Setelah menerima amanah dari Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, Aris mengajak seluruh perangkat desa dan masyarakat untuk bersinergi menjaga kondusivitas desa serta mendukung proses demokrasi di tingkat desa.
Ia percaya bahwa keberhasilan desa hanya bisa dicapai melalui kerja sama dan kebersamaan antara pemerintah desa dan warga.
“Mari satukan langkah untuk saling bekerja sama dengan baik dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat. Banyak tugas yang harus kita selesaikan selagi menunggu Pilkades antar waktu,” ujar Aris, Rabu (12/3/2025).
Sebagai penjabat sementara, Aris Bintoro menekankan bahwa tugas utamanya bukan hanya menjaga stabilitas pemerintahan desa, tetapi juga memastikan seluruh layanan publik tetap berjalan optimal.
Ia memahami bahwa transisi kepemimpinan sering kali menjadi tantangan tersendiri, namun ia berkomitmen untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Saya berharap seluruh perangkat desa tetap solid dan fokus pada pelayanan masyarakat. Jangan sampai ada kendala dalam urusan administrasi maupun program pembangunan yang sedang berjalan,” katanya.
Salah satu tugas utama yang diemban Aris adalah mempersiapkan penyelenggaraan Pilkades antar waktu, yang harus dilaksanakan maksimal enam bulan sejak pemberhentian kades definitif.
Ia akan berkoordinasi dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk membentuk panitia pemilihan kades antar waktu dan memastikan proses demokrasi di tingkat desa berjalan dengan baik dan transparan.
“Kami akan bekerja sama dengan BPD untuk memastikan pemilihan kades antar waktu berjalan lancar. Segala persiapan akan dilakukan sesuai aturan dan anggaran yang tersedia dalam APB Desa,” jelasnya.
Aris juga mengajak masyarakat Desa Makarti untuk tetap menjaga kondusivitas selama masa transisi kepemimpinan ini. Ia berharap warga bisa bersikap bijak dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.
“Saya ingin masyarakat tetap rukun dan mendukung program pemerintah desa. Semua yang kita lakukan ini demi kebaikan bersama dan kemajuan Desa Makarti ke depannya,” tutupnya.
Dengan kepemimpinan sementara yang kuat dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, diharapkan Desa Makarti dapat melalui masa transisi ini dengan baik dan siap menyongsong kepemimpinan baru melalui Pilkades antar waktu yang akan datang. (*)