Dispar Kukar Tata Kepengurusan Ekraf di 20 Kecamatan

KUKAR – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan penataan kepengurusan Ekonomi Kreatif (Ekraf) di 20 kecamatan sebagai langkah memperkuat organisasi sebelum mendorong pengembangan sektor tersebut lebih luas.

Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kukar, Zikri Umulda, mengatakan pembenahan struktur organisasi menjadi hal yang perlu diselesaikan agar pengembangan Ekraf memiliki arah dan koordinasi yang jelas.

Menurutnya, penguatan kepengurusan perlu dimulai dari tingkat internal. Saat ini, Dispar Kukar masih mengupayakan sejumlah pembenahan untuk memastikan organisasi dapat berjalan kembali secara optimal.

“Kami sedang berupaya membenahi kepengurusan terlebih dahulu. Ada beberapa hal yang harus diselesaikan supaya organisasi ini bisa berjalan dengan baik,” kata Zikri, Sabtu (10/10/2026).

Ia menjelaskan, penataan tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi kepengurusan yang ada.

Dispar Kukar, sebut dia, juga masih mencari solusi untuk mengaktifkan kembali organisasi Ekraf agar dapat menjalankan perannya dalam mendukung perkembangan pelaku ekonomi kreatif.

Salah satu hal yang menjadi perhatian ialah mundurnya ketua Ekraf di tingkat kabupaten. Kondisi tersebut membuat pembenahan organisasi menjadi bagian penting yang perlu dituntaskan sebelum melangkah ke tahap berikutnya.

“Kami masih mencari solusi yang tepat untuk mengaktifkan kembali, terlebih ketua Ekraf saat ini sudah mengundurkan diri,” ujarnya.

Di tingkat kecamatan, Dispar Kukar sebenarnya telah menyiapkan skema pembentukan kepengurusan Ekraf yang mencakup seluruh wilayah Kukar.

Namun, sambung dia, realisasi pembentukan kepengurusan tersebut belum merata. Dari 20 kecamatan yang direncanakan, baru Kota Bangun dan Sanga-Sanga yang telah memperoleh Surat Keputusan (SK) kepengurusan.

Zikri menyebutkan, penerbitan SK untuk kecamatan lainnya akan dilakukan secara bertahap seiring proses penataan organisasi yang masih berlangsung.

Ia berharap kepengurusan Ekraf di tingkat kabupaten hingga kecamatan dapat terbentuk secara lebih terarah sehingga pengembangan ekonomi kreatif di Kukar dapat berjalan lebih optimal. (Adv)

Berita Terkait

Most Popular