Samarinda – Proses rehabilitasi Stadion Utama Palaran di Samarinda mulai terlihat meski masih berlangsung secara bertahap. Di tengah keterbatasan anggaran daerah, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur memilih memprioritaskan perbaikan fasilitas inti yang mendukung langsung kegiatan olahraga, terutama sepak bola.
Menurut Kepala Seksi Pengelola Stadion Utama Palaran Dispora Kaltim, Yudi Haryanto, perhatian utama saat ini difokuskan pada peremajaan sistem pencahayaan stadion. Langkah tersebut dinilai penting karena pencahayaan menjadi syarat utama kelayakan stadion untuk menggelar pertandingan malam hari.
“Jadi untuk lapangan sepak bola itu sudah ada pemeliharaan lampunya. Lampunya sudah kita ganti semua,” jelas Yudi Haryanto saat ditemui di Samarinda, Selasa (14/07/2025).
Selain lampu, penanaman rumput baru juga menjadi bagian dari pekerjaan awal dalam rehabilitasi stadion. Yudi menjelaskan bahwa tahap pemulihan ini sudah dilakukan agar permukaan lapangan kembali layak pakai.
“Terus lapangannya juga, kita sudah melakukan penanaman rumput yang baru, sehingga tinggal pemeliharaan,” tuturnya.
Meski bagian inti stadion sudah mulai dibenahi, sejumlah area masih belum dapat difungsikan secara optimal. Salah satunya adalah lintasan lari yang mengalami penurunan struktur tanah dan memerlukan perbaikan menyeluruh.
“Tapi, belum bisa kita gunakan keseluruhan, karena di beberapa struktur tanah, bukan bangunan tapi tanah yang untuk lintasan lari itu mengalami penurunan, jadi perlu rehab total,” terangnya.
Ia mengakui bahwa rehabilitasi total pada area lintasan akan membutuhkan waktu dan pembiayaan yang tidak sedikit. Dengan kondisi anggaran daerah yang terbatas, pemerintah provinsi berharap dukungan dari pemerintah pusat dapat segera terealisasi.
“Ada rencana pemerintah pusat ingin membantu terkait masalah rehab dari yang itu tadi gedung sarana olahraga sepak bola,” ucapnya.
Tak hanya lapangan dan pencahayaan, Yudi membuka kemungkinan bahwa gedung-gedung penunjang di kompleks stadion juga akan ikut dibenahi jika bantuan pemerintah pusat benar-benar terealisasi.
Sebagai informasi, rehabilitasi ini menjadi upaya strategis untuk menghidupkan kembali fungsi Stadion Utama Palaran, tak hanya sebagai venue olahraga berstandar tinggi, tapi juga sebagai ruang publik yang ramah bagi masyarakat Samarinda dan sekitarnya. (ADV)


