Dispora Kaltim Dorong Kolaborasi Luas Hadapi Tantangan Pembinaan Atlet di Tengah Keterbatasan Anggaran

Samarinda – Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kalimantan Timur (Kaltim) Rasman Rading, menekankan pentingnya kolaborasi antarpemangku kepentingan untuk menjaga keberlanjutan pembinaan atlet di tengah tekanan anggaran.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dengan seluruh elemen olahraga sangat penting agar arah kebijakan dan pelaksanaan kegiatan tetap tepat sasaran,” ujar Rasman, Minggu (15/6/25).

Dispora Kaltim, menurutnya, kini membuka ruang kerja sama yang lebih luas dengan berbagai pihak, termasuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim, cabang olahraga, pelatih, dan kalangan akademisi.

Langkah ini dinilai krusial untuk menciptakan program pembinaan yang adaptif dan relevan dengan kondisi saat ini.

“Melalui pendekatan kolaboratif, Dispora dapat lebih cepat merespons dinamika yang berkembang dalam dunia olahraga,” tuturnya.

Selain itu, masukan dari para pelaku di lapangan juga menjadi landasan penting dalam merancang kebijakan yang berdampak nyata terhadap peningkatan prestasi atlet daerah.

Diskusi rutin bersama stakeholder turut dijadikan sebagai sarana untuk merumuskan solusi atas berbagai hambatan yang muncul di tingkat pelaksanaan.

Rasman menegaskan bahwa keterbukaan dan evaluasi yang berkelanjutan menjadi fondasi penting dalam memastikan efektivitas setiap program.

“Kami terus berupaya menjaga keberlanjutan pembinaan atlet, dan itu hanya bisa dicapai kalau semua pihak terlibat dan saling mendukung,” tegasnya.

Ia optimistis, dengan strategi yang lebih terarah dan dukungan dari seluruh elemen olahraga, Kalimantan Timur akan tetap mampu mencetak atlet unggulan, meski berada dalam situasi keterbatasan fiskal.

“Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen untuk menjaga posisi Kaltim sebagai salah satu daerah dengan kontribusi signifikan terhadap prestasi olahraga nasional,” tutupnya.(ADV)

Berita Terkait

Most Popular