
SAMARINDA – Menjelang ajang Pra Popnas yang akan digelar di Kendari, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur terus mengintensifkan pembinaan terhadap para atlet yang sedang menjalani Training Center (TC).
Meskipun sejumlah atlet menunjukkan peningkatan signifikan, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman, menegaskan bahwa kunci kesuksesan mereka bukan hanya pada kemampuan teknis, tetapi juga kedisiplinan yang diterapkan dalam setiap aspek latihan.
Menurut Rasman, hasil positif yang terlihat dari uji tanding dengan atlet senior menunjukkan adanya kemajuan, namun hal itu tidak cukup tanpa adanya disiplin yang menyeluruh.
“Kami melihat perkembangan teknis yang menggembirakan, namun kami lebih menekankan pentingnya kedisiplinan dalam menjalani program latihan. Disiplin bukan hanya soal kehadiran di lapangan, tapi juga bagaimana seorang atlet mengatur pola tidur, makan, dan menjaga mentalitas mereka,” ujarnya pada Selasa (12/11/2024).
Rasman menambahkan bahwa aspek kedisiplinan atlet melibatkan lebih dari sekadar rutinitas fisik.
Ini juga mencakup pengelolaan waktu yang efektif, pola makan yang seimbang, serta kesiapan mental untuk menghadapi tekanan.
“Kedisiplinan dalam segala hal—dari tidur yang cukup, makan dengan gizi yang tepat, hingga menjaga fokus mental—akan sangat menentukan keberhasilan mereka di kompetisi,” jelasnya.
Selain itu, Rasman juga mengingatkan bahwa pengaruh media sosial dan penggunaan gadget yang berlebihan dapat menjadi gangguan yang merusak konsentrasi.
“Saat ini, media sosial dapat menjadi distraksi besar. Kami mendorong pelatih untuk memantau penggunaan gadget oleh para atlet agar mereka tetap fokus pada tujuan mereka. Terlalu banyak waktu yang terbuang untuk hal-hal yang tidak produktif dapat mempengaruhi kinerja mereka,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rasman menekankan bahwa kedisiplinan juga menyangkut integritas.
Para atlet diharapkan untuk selalu mematuhi aturan yang berlaku, termasuk tidak meninggalkan TC tanpa izin yang jelas.
“Kami menginginkan atlet yang tidak hanya disiplin dalam latihan, tetapi juga memiliki etika dan integritas yang tinggi dalam segala aspek kehidupan mereka,” tambahnya.
Dengan pendekatan pembinaan yang lebih holistik dan disiplin yang lebih ketat, Rasman optimis bahwa para atlet Kaltim akan menunjukkan performa terbaik mereka di Pra Popnas dan siap bersaing di tingkat nasional untuk meraih prestasi yang membanggakan.(adv)