
SAMARINDA — Persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 mulai digarap serius oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur (Dispora Kaltim). Setiap cabang olahraga (cabor), termasuk Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), diminta segera menyusun rencana pengembangan jangka panjang berupa peta jalan (road map).
Penegasan itu disampaikan Kepala Dispora Kaltim, Agus Hari Kesuma, saat menghadiri Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) IPSI Kaltim yang digelar belum lama ini di Samarinda. Menurutnya, perencanaan yang terukur dan strategis sangat diperlukan untuk mendongkrak perolehan medali di ajang olahraga nasional empat tahunan tersebut.
“Melalui forum ini, saya harap muncul kesepakatan konkret. Road map menuju PON 2028 harus segera dibuat. Raihan dua medali emas di edisi sebelumnya sudah baik, tapi jangan puas. Kita harus melangkah lebih jauh,” ujarnya.
Agus mengungkapkan bahwa penyusunan road map tersebut merupakan arahan langsung dari Gubernur Kalimantan Timur, Rudi Mas’ud, yang menargetkan Kaltim masuk tiga besar bahkan mengejar gelar juara umum.
“Ini instruksi langsung dari Pak Gubernur. Bukan cuma untuk IPSI, tapi seluruh cabang olahraga di bawah koordinasi KONI. Kami punya tanggung jawab besar untuk mengantar prestasi Kaltim naik kelas,” tegasnya.
Raihan dua medali emas dari total 20 emas yang diperebutkan di cabang pencak silat pada PON 2024 Aceh–Sumut, menurut Agus, adalah sinyal bahwa potensi pengembangan masih sangat terbuka lebar. Dengan strategi yang tepat, ia yakin jumlah medali bisa meningkat signifikan.
“Saya ditekan oleh atasan untuk membawa hasil maksimal. Maka saya minta IPSI juga menyiapkan langkah yang jelas. Apa kebutuhannya, bagaimana strateginya, semua harus terang dari awal,” tandasnya.
Lebih lanjut, Agus berharap seluruh Pengprov cabor di Kaltim bisa bersinergi dalam satu visi untuk menghadapi PON mendatang. Ia menyadari bahwa bersaing dengan daerah seperti Jawa Barat, Jakarta, dan Jawa Timur akan penuh tantangan. Namun, ia meyakini Kaltim memiliki bekal waktu dan sumber daya untuk bersaing.
“Selama persiapan dilakukan dengan serius dan terstruktur, saya percaya Kaltim punya peluang besar untuk membuat kejutan di PON 2028,” pungkasnya. (Adv)