DPRD Kutim Sebut Dukungan Pendidikan Kian Terstruktur, Akses Belajar untuk Anak Semakin Terjamin

Loading

Kutai Timur, kaltimnusantara.com – Upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam memperluas akses pendidikan dinilai semakin terarah dan berdampak nyata bagi masyarakat. Anggota DPRD Kutai Timur, Ramadhani, menyampaikan bahwa serangkaian program yang dijalankan pemerintah daerah telah memperkuat fondasi layanan pendidikan, terutama untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal karena alasan ekonomi.

Menurut Ramadhani, langkah Pemkab Kutim di bawah kepemimpinan Bupati Ardiansyah Sulaiman mencakup pembangunan fasilitas fisik, peningkatan kualitas tenaga pendidik, hingga pemenuhan perlengkapan dasar bagi siswa. Ia menilai pendekatan tersebut menunjukkan keberpihakan nyata pemerintah terhadap generasi muda daerah.

“Kalau di Kutai Timur enggak ada alasan anak enggak sekolah,” ujar Ramadhani, menegaskan kesiapan fasilitas dan dukungan pembiayaan yang telah disiapkan pemerintah.

Salah satu fokus utama pemerintah adalah memastikan kebutuhan dasar peserta didik tidak lagi menjadi beban keluarga. Alokasi anggaran pendidikan diarahkan untuk penyediaan seragam, buku pelajaran, serta perlengkapan sekolah lainnya bagi siswa PAUD, TK, SD, hingga SMP. Semua bantuan itu diberikan secara gratis melalui pembiayaan APBD.

“Karena kita luar biasa programnya Pak Bupati. Dan mulai dari baju, PAUD, SD, apa, PAUD, TK, SD, SMP, buku, mulai dari baju dan buku semua difasilitasi. Ya, dengan APBD kita yang luar biasa,” jelas Ramadhani.

Di luar bantuan perlengkapan, pemerintah daerah juga menempatkan peningkatan kualitas pembelajaran sebagai prioritas. Pelatihan rutin bagi guru, penguatan kompetensi profesional, serta penyediaan sarana penunjang di sekolah terus digencarkan. Upaya ini menyasar seluruh wilayah Kutim, termasuk kecamatan-kecamatan yang sebelumnya mengalami kendala akses dan infrastruktur.

Pembangunan fisik seperti ruang kelas baru, laboratorium, serta fasilitas penunjang lain turut berjalan untuk mengurangi kesenjangan kualitas antara sekolah yang berada di pusat kota dan di daerah pedalaman. Pemerataan layanan pendidikan dianggap penting agar seluruh siswa, tanpa memandang lokasi tinggal, mendapatkan kesempatan belajar yang setara.

Ramadhani menambahkan bahwa dukungan pemerintah perlu diperkuat oleh komitmen orang tua. Dengan minimnya hambatan biaya, kehadiran dan motivasi anak di sekolah menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan keluarga.

DPRD Kutai Timur melihat tren positif dalam peningkatan partisipasi sekolah seiring perbaikan yang terus dilakukan. Pemerintah daerah dan DPRD sepakat bahwa penguatan pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang mampu bersaing dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.(Adv)

Berita Terkait

Most Popular