
KALTIMNUSANTARA. COM- Peningkatan dan pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) tengah digenjot kankanpenka Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar). Salah satunya dengan memberikan kemudahan penambahan modal tanpa agunan atau bunga non persen melalui program Kredit Kukar Idaman.
Agar program tersebut dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. Bupati Kukar, Edi Damansyah meminta Bankaltimtara Tenggarong membantu memberikan sosialisasi, permudahkan persyaratan dan melibatkan penyuluh pertanian lapangan (PPL) dalam penyalurannya.
“Saya minta Bankaltimtara lakukan sinergitas bersama Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah dalam mensosialisaikan program Kredit Kukar Idaman,” kata Edi Damansyah, Senin (29/5/2023).
Ia menjelaskan, pemerintah memberikan ruang bagi pengembangan UMKM di Kukar dengan menyalurkan permodalan bagi pelaku usaha UMKM, termasuk bagi petani. Pemkab Kukar juga telah menyalurkan penyertaan modal ke Bankaltimtara sebesar Rp 18 miliar.
Edi meminta perbankan tidak mempersulit penyaluran KKI kepada masyarakat. Harus dipermudah, sebab pemerintah berupaya mendorong perkembangan usaha kerakyatan di Kukar.
“Saya minta Bankaltimtara masif melakukan sosialisasi dan permudah dalam persyaratan penyaluran Kredit Kukar Idaman termasuk melibatkan melibatkan PPL bagi kredit para petani dan dapat diberikan insentif bagi PPL yang terlibat,” ucapnya.
Hal tersebut dapat sambutan positif dari Kepala Cabang Bankaltimtara Tenggarong, Amuniantoyo. Ia menyampaikan siap melakukan evaluasi dan perbaikan pelayanan dalam penyaluran Kredit Kukar Idaman.
“Prinsipnya, Bankaltimtara siap mendukung program pemerintah, kami akan lakukan perbaikan dan kemudahan,” pungkasnya. (ADV)