Home Advedtorial Harapan Bupati Kutim untuk Generasi Penghafal Qur’an

Harapan Bupati Kutim untuk Generasi Penghafal Qur’an

SANGATTA — Suasana haru menyelimuti Gedung Wanita Bukit Pelangi ketika puluhan anak TKIT Daarussalam dengan lantang melantunkan ayat suci Al-Qur’an. Di barisan depan, Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman tampak berkaca-kaca. Ia terharu—salah satu dari anak-anak itu adalah cucunya.

Kehadiran Ardiansyah dan istrinya, Siti Robiah, yang juga Bunda PAUD Kutim, bukan sekadar seremoni. Ia ingin menyaksikan sendiri bagaimana program Hubbul Qur’an angkatan ke-13 berjalan. Program ini merupakan bagian dari upaya menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini melalui metode Ummi, yang mengajarkan tartil dan tahfidz secara bertahap.

“Sejak berangkat saya tak banyak bicara. Hati saya tersentuh melihat semangat para guru dan anak-anak. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh bunda guru yang dengan sabar mendidik mereka,” kata Ardiansyah.

Menurutnya, pendidikan berbasis nilai Qurani menjadi kunci membangun karakter generasi bangsa. “Anak-anak ini bukan sekadar belajar membaca, tapi belajar hidup dengan tuntunan wahyu. Itulah dasar membentuk masyarakat berakhlak,” ujarnya.

Acara ini diikuti 125 siswa yang telah menyelesaikan pembelajaran tahfidz juz 29–30. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim Mulyono, Direktur Ummi Foundation Ustaz Ghofur, serta Ketua Yayasan Pembina Muslim Daarussalam (YPMD) Muhammad Idris.

Dalam laporannya, Kepala Sekolah Husnul Khatimah menyebut kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara guru dan orang tua. “Anak-anak belajar dengan gembira ketika didampingi penuh cinta,” katanya.

Acara ditutup dengan pemberian penghargaan kepada murid terbaik. Di penghujung acara, gema tadarus anak-anak kembali terdengar—membawa harapan baru bagi Kutai Timur untuk mencetak generasi Qurani yang berkarakter dan berjiwa bangsa. (ADV/ProkopimKutim/KN)

Exit mobile version