
SAMARINDA — Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur meluncurkan inisiatif wisata buah yang unik, bertujuan untuk memadukan kebugaran fisik dengan pelestarian budaya lokal melalui kegiatan berkebun dan olahraga.
Kepala Seksi Pengelolaan Stadion Utama, Yudi Haryanto, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya fokus pada aspek kesehatan, tetapi juga menggali kearifan lokal dalam pertanian.
“Kami ingin pengunjung tidak hanya berolahraga, tetapi juga belajar tentang buah-buahan lokal dan cara merawatnya,” kata Yudi pada Jumat (1/11/2024).
Area wisata ini ditanami beragam jenis buah, termasuk jeruk, mangga, dan durian, yang mencerminkan kekayaan alam Kaltim. Meskipun beberapa pohon masih muda, Yudi yakin bahwa pengunjung akan menemukan pengalaman berharga saat berinteraksi dengan alam.
“Dengan memberikan pengetahuan tentang pertanian lokal, kami berharap dapat mendorong kesadaran akan pentingnya melestarikan tanaman lokal,” tambahnya.
Biaya masuk yang ekonomis, yaitu 2000 rupiah untuk anak-anak dan 3000 rupiah untuk dewasa, memberikan kesempatan bagi semua kalangan untuk menikmati wisata ini. Parkir juga disediakan gratis untuk kendaraan roda dua dan empat.
Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi daya tarik baru sekaligus memperkaya pengalaman masyarakat dengan memadukan kesehatan, pendidikan, dan pelestarian budaya.
Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim mengajak semua untuk merasakan keunikan wisata buah ini dan turut berkontribusi dalam menjaga lingkungan.(adv).