Kerja Sama Gratispol dengan 45 PTS, Gubernur Kaltim: Pendidikan Adalah Investasi Terbesar Daerah

Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan 45 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dalam rangka pelaksanaan program pendidikan gratis atau Gratispol.

Program ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan tinggi yang merata dan inklusif bagi masyarakat Kaltim, sekaligus menjadi fondasi utama peningkatan daya saing daerah di masa depan.

Program Gratispol bukan hanya bertujuan memberikan beasiswa, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi pendidikan di Kaltim. Salah satu strategi ke depan adalah menghadirkan tenaga pengajar dari kampus-kampus nasional maupun internasional, sekaligus membuka peluang pembelajaran berbasis standar global langsung di Bumi Etam.

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menegaskan bahwa pendidikan adalah bentuk investasi jangka panjang yang sangat penting bagi keberlangsungan pembangunan daerah.

“Harapan kami, universitas-universitas segera mampu berakselerasi dan menyesuaikan, kemungkinan Kaltim akan berkonsultasi dengan universitas-universitas top yang ada di Indonesia,” kata Rudy Mas’ud, Senin (7/7/2025)

Langkah lanjutan dari program ini, menurut Rudy, adalah membangun kolaborasi lebih luas dengan perguruan tinggi negeri (PTN) bertaraf internasional.

Kaltim akan mulai membuka kelas-kelas dengan sistem baru yang tak lagi mengandalkan pengiriman mahasiswa ke luar daerah atau luar negeri.

Sebaliknya, sistem pembelajaran akan disesuaikan dengan standar internasional dan para tenaga pengajar unggulan akan dihadirkan langsung ke Kaltim.

“Kami sangat percaya, ini adalah investasi terbesar sebuah daerah. Dalam program Gratispol kita sedang menanamkan investasi,” ujarnya.

Pemprov Kaltim menyadari bahwa sumber daya alam tidak akan selalu menjadi penopang ekonomi daerah. Karena itu, peningkatan kualitas SDM menjadi bagian penting dari upaya transformasi menuju pembangunan yang berkelanjutan.

Gubernur Rudy juga menekankan pentingnya pengawasan bersama dalam pelaksanaan program ini agar benar-benar tepat sasaran dan mampu menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

“Kami berterima kasih kepada PTS dan PTN yang bersedia menjadi mitra kami. Mari bersama-sama kita kawal pelaksanaannya, kita pastikan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata kepada seluruh masyarakat Kaltim,” tutupnya.

(adv/diskominfokaltim)

Berita Terkait

Most Popular