KALTIMNUSANTARA.COM- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kutai Kartanegara (Kesbangpol Kukar) bakal menggelar pendidikan politik. Kegiatan tersebut agar menyasar generasi Z atau GenZ dengan kelahiran tahun 1997 ke atas.
Kepala Badan Kesbangpol Kukar, Rinda Desianti mengungkapkan, sasaran edukasi politik rencana melalui sekolah-sekolah. Sehingga mereka tentang politik serta memberikan hak suaranya pada Pemilu.
Mengingat, pada pemilihan umum (Pemilu) serentak tahun 2024. Banyak pemilih pemula yang berasal dari GenZ.
“Saya ingin kelompok muda memaknai politik bukan hanya sekadar datang ke TPS, tapi sebagai suatu media untuk memperjuangkan kepentingan yang lebih besar,” kata Rinda, Sabtu (25/3/2023)
Menurutnya, selama ini banyak yang beranggapan bahwa datang ke tempat pemungutan suara (TPS) saat Pemilu hanya sekadar memilih para calon. Namun, tidak mengetahui siapa yang dipilih maupun latar belakangnya.
Padahal masyarakat perlu mengetahui dan memahami pengetahuan dasar tentang visi dan misi serta integritas para calon. Sehingga tidak asal memilih, tapi apa yang dipilih bisa membawa manfaat dan kemajuan pembangunan daerah.
Kemudian edukasi diberikan sebagai upaya untuk menekan angka golongan putih (Golput) dan meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pemilu 2024.
Karena meningkatnya keterlibatan masyarakat dalam penyelenggaraan pemilu menunjukan semakin kuatnya tatanan demokrasi di Indonesia.
“Tahun 2019 tingkat partisipasi di Kutai Kartanegara mencapai 81,24 persen,” pungkasnya.(ADV)


