Konsumsi Susu dan Buah, Ardiansyah Ajak Warga Sandaran Cegah Stunting Sejak Dini

Loading

SANDARAN – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menyerukan pentingnya membiasakan minum susu dan makan buah sejak dini sebagai langkah konkret mencegah stunting di wilayah pelosok. Ajakan itu disampaikan di tengah antusiasme ratusan warga Desa Manubar dan Manubar Dalam, Kecamatan Sandaran, yang memadati halaman Kantor Camat Sandaran dalam kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Gerakan Minum Susu (Gerimis).

“Minum susu dan makan buah harus jadi kebiasaan, tidak hanya saat ada acara. Hidup sehat perlu diprogramkan dari keluarga agar masyarakat Kutim siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” tegas Ardiansyah.

Sejak pukul 07.00 Wita, warga dari berbagai usia berkumpul untuk mengikuti acara sehat bersama Bupati dan jajaran. Salah satu kegiatannya adalah senam bersama, yang turut diikuti Ketua TP PKK Kutim, Siti Robiah. Acara kian meriah ketika alunan musik senam menggema di lapangan, memicu semangat warga untuk bergerak serempak. “Luar biasa semangatnya warga Sandaran. Saya ikut senang bisa bergerak bersama seperti ini,” ujar Siti Robiah sambil tersenyum, usai senam sehat bersama warga.

Selain olahraga, program ini juga menghadirkan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Warga dapat memeriksa gula darah, kolesterol, serta berkonsultasi langsung dengan dokter anak dan dokter kandungan. Antrean terlihat di dalam kantor kecamatan, di mana para ibu hamil menjalani kontrol kandungan dan USG gratis, sementara anak-anak mendapat pemeriksaan kesehatan dari dokter anak.

Salah satu warga, Nur, mengaku senang dengan layanan kesehatan yang diberikan. “Hari ini saya senang bisa membawa kedua anak saya cek kesehatan di dokter anak secara gratis. Terima kasih Pak Bupati,” ungkapnya dengan wajah sumringah.

Usai olahraga dan pemeriksaan kesehatan, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian susu dan makan buah bersama sebagai bagian dari program Gerimis, yang bertujuan membentuk kebiasaan gizi seimbang dan mencegah stunting sejak dini.

Kegiatan ditutup dengan keceriaan anak-anak yang menikmati susu dan buah bersama, diiringi tawa warga yang berbaur dalam semangat hidup sehat. Momen ini menjadi cerminan nyata upaya Pemkab Kutim menumbuhkan kesadaran gizi dan kesehatan hingga ke pelosok Sandaran.

Bupati Ardiansyah menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari program Dokter Keliling, salah satu dari 50 program unggulan Pemkab Kutim yang memastikan pelayanan kesehatan menjangkau seluruh pelosok. “Cek kesehatan gratis ini implementasi dari program Dokter Keliling. Kami ingin masyarakat di pelosok juga merasakan akses kesehatan yang mudah,” kata Ardiansyah. (ADV/ProkopimKutim/KN)

Berita Terkait

Most Popular