Home Advedtorial Lewat Aplikasi SEPAKAT, Dispora Kaltim Pantau Perkembangan Kepemudaan Secara Real Time

Lewat Aplikasi SEPAKAT, Dispora Kaltim Pantau Perkembangan Kepemudaan Secara Real Time

Samarinda – Upaya mendigitalisasi data kepemudaan terus dilakukan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) melalui peluncuran aplikasi SEPAKAT.

Sistem ini menjadi alat utama untuk menghimpun dan memantau aktivitas pemuda di seluruh wilayah Benua Etam.

Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim, Rusmulyadi, menyampaikan bahwa aplikasi SEPAKAT akronim dari Sistem Pendataan Kepemudaan Kalimantan Timur dirancang untuk menyatukan seluruh data dalam satu sistem terpadu.

“Dengan SEPAKAT, semua data kepemudaan bisa diakses kapan saja. Ini sangat memudahkan kami dalam memantau perkembangan dan melakukan evaluasi tanpa harus repot mencari berkas fisik,” ujarnya, Sabtu (14/6/25).

Ia menjelaskan, selama tahun 2024, sistem ini mencatat setidaknya 56 pelatihan yang telah digelar dengan total peserta mencapai 7.960 orang dari berbagai kabupaten dan kota.

Kota Samarinda tercatat sebagai peserta terbanyak dengan 2.040 orang, disusul oleh Kutai Kartanegara dan Balikpapan.

Menurutnya, keunggulan SEPAKAT terletak pada sifatnya yang terbuka dan informatif. Tidak hanya pelatihan, masyarakat juga dapat mengakses informasi jumlah organisasi pemuda yang terdaftar, serta jumlah anggota yang aktif mengikuti berbagai program kepemudaan.

“Melalui sistem ini, kami ingin memastikan seluruh pemuda Kaltim terdata dengan baik dan dapat berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan. Organisasi pemuda juga bisa langsung mendaftar melalui aplikasi agar terintegrasi dengan program resmi pemerintah,” jelasnya.

Ia menambahkan, Dispora Kaltim juga mendorong sinergi antara sistem pendataan ini dengan program PKPMD (Pelatihan Kepemimpinan Pemuda Daerah).

Harapannya, kedua program ini mampu mempercepat proses regenerasi kepemimpinan muda di Kalimantan Timur.

“SEPAKAT dan PKPMD menjadi landasan penting dalam menyiapkan calon pemimpin masa depan di daerah. Kami ingin potensi anak muda tidak hanya terpantau, tetapi juga diberdayakan secara maksimal,” tutupnya.(ADV)

Exit mobile version