![]()
SANGATTA – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) H Mahyunadi menegaskan, Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) 2025 bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi wadah mempererat komunikasi dan sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers. Pernyataan itu disampaikan saat melepas keberangkatan 29 wartawan Kutim ke Porwada tingkat Kalimantan Timur (Kaltim) di halaman Kantor Bupati, beberapa waktu lalu.
Hadir mendampingi Mahyunadi dalam upacara pelepasan yang sederhana namun sarat makna tersebut, antara lain Kadispora Kutim Basuki Isnawan, Kadis Kominfo Perstik Kutim H Ronny Bonar Hamonangan Siburian, serta Ketua KONI Kutim H Rudi Hartono.
Ketua PWI Kutim H Wardi menyampaikan, kontingen Kutim yang terdiri dari wartawan berbagai organisasi seperti PWI, AJKT, SMSI, dan JMSI akan berlaga di delapan cabang olahraga, yaitu futsal, bilyard, bulutangkis, atletik, tenis meja, e-sport, domino, serta lomba karya jurnalistik berupa tulisan, video, dan fotografi. Semua peserta diwajibkan telah mengikuti uji kompetensi wartawan di jenjang muda, madya, maupun utama.
“Porwada tingkat Kaltim telah tiga kali digelar, dua kali di Samarinda, dan tahun ini di Bontang. Terima kasih kepada Pemkab Kutim, KONI, dan instansi pendukung atas keberhasilan keberangkatan kontingen,” ujar Wardi.
Dalam sambutannya, Mahyunadi menekankan pentingnya menjaga kesehatan, keselamatan, serta sportivitas. Ia menekankan Porwada sebagai media memperkuat hubungan baik antara pers dan pemerintah.
“Saya bahagia karena komunikasi dan sinergi itu ternyata bisa diwujudkan lewat olahraga. Namun, profesionalitas dan keseimbangan pemberitaan tetap harus dijaga. Tidak hanya yang lurus-lurus saja diberitakan, tetapi yang bengkok-bengkok sedikit juga perlu, agar seimbang,” kata Mahyunadi disertai senyum hangat.
Wabup menambahkan, olahraga adalah bahasa universal yang mampu menjalin hubungan sehat dan harmonis antara pemerintah dan insan pers. Ia berharap kontingen Kutim dapat memberikan prestasi terbaik sekaligus menjaga marwah profesi wartawan. (ADV/ProkopimKutim/KN)


