KALTIMNUSANTARA.COM— Maksimalkan kembangkan produk keripik tempe Loa Kulu. Desa Loh Sumber Bakal bekerjasama dengan perusahaan.
Dikatakan Kades Loh Sumber, Sukirno. Bahwa para produsen tempe daun Loa Kulu masih stuck, hanya sebatas membuat dan menjual. Sehingga tidak ada olahan baru yang memiliki nilai ekonomi.
Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan (TP-PKK) berinisiatif untuk mengembangkan keripik tempe. Pihaknya juga telah berkomunikasi dengan perusahaan untuk membantu pengembangannya.
“Kami sudah berkoordinasi dan komunikasi dengan perusahaan untuk pengembangannya. Saat ini, kami dalam persiapan kontrak dulu yang akan ditandatangani” ujar Sukirno, Minggu (4/6/2023).
Para produsen tempe di Desa Loh Sumber juga akan dilibatkan dalam kerjasama. Pemerintah desa berencana memberikan sosialisasi dan edukasi manfaat potensi olahan tersebut.
Kata Sukirno, Pemdes butuh masukan dan kolaborasi dari masyarakat. Sehingga terobosan keripik tempe ini bisa menjadi produk andalan Kecamatan Loa Kulu, khususnya Desa Loh Sumber. Apalagi dampak ekonominya akan dirasakan oleh masyarakat sendiri.
“Ini tentunya menjadi nilai ekonomis untuk warga masyarakat. Cepat atau lambat akan kami rangkul (pengrajin tempe) untuk bisa mengembangkan potensi itu dengan kerjasama,” pungkasnya. (ADV)


