Home Advedtorial Memukau, SMP Negeri 3 Hantarkan Muridnya Berprestasi Hingga Internasional

Memukau, SMP Negeri 3 Hantarkan Muridnya Berprestasi Hingga Internasional

BONTANG – Lima siswa SMP Negeri 3 Bontang Selatan berhasil mencuri perhatian publik internasional saat tampil dalam ajang Rentas Budaya Borneo 2.0 yang digelar di Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Malaysia.

Dalam kegiatan yang mempertemukan peserta dari negara-negara di Pulau Borneo seperti Malaysia, Brunei Darussalam, dan Indonesia tersebut, para siswa menampilkan tari kreasi Dayak khas Kalimantan yang memadukan unsur tradisional dan modern.

Penampilan mereka sukses memukau penonton hingga meraih predikat Audience Favorite Award atau penampilan favorit pilihan penonton.

Kepala SMPN 3 Bontang, Mukono, mengatakan keikutsertaan ini menjadi kebanggaan tersendiri karena sekolahnya dipercaya sebagai perwakilan Indonesia dalam ajang internasional tersebut.

“Ini menjadi pengalaman luar biasa bagi siswa kami. Mereka tidak hanya tampil, tetapi juga membawa nama daerah dan Indonesia,” ujarnya, Senin (20/04/2026).

Ia menjelaskan, lima siswa yang terdiri dari dua perempuan dan tiga laki-laki mampu menunjukkan performa terbaik di hadapan peserta dari berbagai negara. Meski kegiatan ini tidak bersifat kompetisi, seluruh peserta tetap mendapatkan apresiasi.

“Tidak ada juara, tetapi ada penghargaan dari penonton, dan siswa kami berhasil meraihnya,” jelasnya.

Sementara itu, koreografer Homecrew Bontang, Riky Riyan, mengungkapkan bahwa penampilan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara siswa dan timnya dalam mengangkat budaya lokal ke panggung internasional.

“Kami ingin menunjukkan identitas Kalimantan melalui tari Dayak yang dikemas lebih modern, sehingga bisa diterima oleh penonton internasional,” terangnya.

Menurutnya, pencapaian ini menjadi bukti bahwa generasi muda daerah memiliki potensi besar untuk tampil di level global, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia.

Ke depan, SMPN 3 Bontang berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya.

“Sehingga mereka termotivasi terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun seni dan budaya,” pungkasnya.

Exit mobile version