KALTIMNUSANTARA.COM- Mobil pemadam kebakaran di setiap kecamatan dinilai sangat penting. Keberadaannya menjadi garda terdepan dalam menangani musibah kebakaran di wilayahnya masing-masing.
Ketua Komisi IV DPRD Kukar, Baharuddin pun mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab Kukar) untuk pengadaan mobil damkar. Sebab, penanganannya tidak bisa mengandalkan damkar di kabupaten, yang memelurkan jarak cukup jauh menempuh lokasi kebakaran.
Terlebih, wilayah Kutai Kartanegara cukup luas. Sehingga perlu mobil damkar setiap kecamatan untuk penanganan lebih cepat.
“DPRD Kukar dalam hal ini mendorong agar pemerintah daerah memberikan perhatian serius untuk pengadaan unit mobil damkar di setiap kecamatan,” ujar Baharuddin, Sabtu (28/10/2023).
Selain mobil damkar di Kecamatan, perlu juga pengadaan kendaraan viar dan mesin pompa air untuk menangani kebakaran di daerah padat penduduk yang memiliki jalan berukuran kecil seperti gang.
Baharuddin merasa kendaran roda tiga itu penting untuk dianggarkan. Karena banyak gang-gang kecil yang sulit dilalui kendaraan besar, jadi Viar salah satu solusinya.
Jika perlu kata Politisi PDI Perjuangan, setiap dusun di wilayah desa memiliki kendaraan viar beserta peralatan pemadam kebakaran. Dengan perlengkapan yang memadai mereka bisa menjadi antisipasi awal terjadinya musibah kebakaran.
“Kita menekankan agar peralatan itu bisa disediakan minimal di masing-masing desa,” katanya.
Baharuddin menambahkan, pengadaan tersebut juga telah dibahas pada penganggaran APBD perubahan 2023. Ia memastikan ada sebagian unit damkar dan peralatan damkar yang telah dianggarkan.
Komisi IV bakal terus mendorong agar pengadaan unit mobil damkar dan peralatan dapat tercover kembali di tahun 2024 mendatang.
“Kita pastikan alokasi anggarannya di perubahan ini terealisasi, dan sisanya kita anggarkan di murni 2024,”tandasnya. (ADV)


