
Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terus berupaya menekan laju inflasi melalui program Warung Tekan Inflasi (Wartek In). Program ini digelar rutin setiap bulan secara bergilir di 15 kelurahan dengan pelaksana utama Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUMPP).
Plt Kepala DKUMPP Bontang, Asdar Ibrahim, menjelaskan Wartek In menghadirkan pangan murah langsung ke masyarakat. “Kami ingin menjangkau setiap kelurahan agar manfaatnya merata,” ujarnya, Kamis (11/9/2025).
Dalam kegiatan ini, warga bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran, mulai beras, bawang, telur, gula pasir, tepung, minyak goreng, hingga LPG 3 kilogram. Harga lebih murah diperoleh dari kerja sama dengan perusahaan, distributor, dan agen, bukan melalui subsidi pemerintah.
“Pembelian juga kami batasi agar lebih banyak keluarga dapat merasakan manfaat program ini,” tambah Asdar.
Selain menjual pangan murah, Wartek In juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi masyarakat terkait inflasi dan pentingnya menjaga daya beli. Pemkot berharap program ini dapat menekan inflasi daerah sekaligus memberikan rasa aman bagi warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Ini bentuk komitmen kami agar masyarakat tetap sejahtera meski harga-harga di pasaran cenderung fluktuatif,” pungkas Asdar.