Pemprov Kaltim Prioritaskan Perbaikan Jalan Rusak, Tegaskan Komitmen terhadap Konektivitas Wilayah

Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyatakan keseriusannya dalam menangani permasalahan infrastruktur jalan yang masih menjadi keluhan utama masyarakat di berbagai daerah, terutama yang berkaitan dengan akses ke permukiman penduduk.

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menyampaikan bahwa berbagai aduan terkait kondisi jalan telah diterima pemerintah, dan kini menjadi perhatian khusus dalam agenda pembangunan daerah.

“Kami menerima banyak laporan dari masyarakat mengenai jalan yang rusak parah. Ini harus segera ditangani,”ujar Rudy.

Data dari Satu Data Kaltim mencatat total jalan nasional dan provinsi di wilayah tersebut mencapai 2.745,61 km.

Dari jumlah itu, lebih dari 350 km mengalami kerusakan, baik ringan maupun berat, dengan hampir 13 persen dinyatakan dalam kondisi tidak layak atau tidak mantap.

Secara lebih rinci, jalan nasional sepanjang 1.806,76 km mengalami kerusakan ringan sepanjang 147,39 km dan kerusakan berat 39,01 km.

Sementara itu, jalan provinsi yang menjadi tanggung jawab penuh Pemprov Kaltim memiliki panjang 938,85 km, dengan 167 km mengalami kerusakan.

Rudy menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan akan dilaksanakan secara bertahap dan merata.

Menurutnya, tak mungkin bicara pembangunan rumah layak jika akses ke lokasi masih rusak parah.

“Jika ada daerah yang merasa tertinggal, atau jalan yang rusak tidak tersentuh, tunjukkan saja. Kami akan segera turun untuk menyelesaikannya,”jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pembangunan jalan utama maupun jalur alternatif akan terus diupayakan agar seluruh masyarakat, tanpa kecuali, mendapatkan akses transportasi yang memadai.
(adv/diskominfokaltim).

Berita Terkait

Most Popular