Pengembangan ITK Masih Terhambat Minimnya Lahan, Pemprov Kaltim Dorong Optimalisasi Aset yang Ada

Samarinda – Institut Teknologi Kalimantan (ITK) masih dihadapkan pada tantangan besar dalam upaya pengembangan kampus, terutama akibat terbatasnya ketersediaan lahan.

Sejak berdiri pada tahun 2012, pertumbuhan ITK dinilai belum sepesat institut teknologi lain di Indonesia, seperti Institut Teknologi Sumatera (ITERA).

Padahal, saat awal pendiriannya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) di bawah kepemimpinan Gubernur Awang Faroek Ishak pernah menyatakan kesanggupan untuk menyediakan lahan seluas 300 hektare guna mendukung pengembangan kampus ITK di Kota Balikpapan.

Namun hingga kini, realisasi dari komitmen tersebut baru mencapai sekitar 58 hektare.

Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, membenarkan bahwa belum terpenuhinya luas lahan yang dijanjikan menjadi salah satu kendala utama perkembangan ITK.

Ia juga menegaskan bahwa Pemprov tetap berkomitmen mendukung ITK, namun mendorong pihak kampus agar lebih dahulu memaksimalkan penggunaan lahan yang telah tersedia.

“Ketika kampus ini mulai dibangun pada 2012, Kalimantan dipilih karena saat itu Gubernur Awang Faroek menyatakan kesiapan menyediakan lahan 300 hektare. Namun, hingga kini baru sekitar 55 hingga 58 hektare yang terealisasi. Ini tentu menjadi perhatian kami. Perlu juga dilihat kembali bagaimana skema kerja sama di awal pendiriannya,”ujar Wagub Seno.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa sebagian dari lahan yang sudah dimanfaatkan saat ini merupakan hasil dari tukar guling dengan PLN, dan belum seluruhnya dikembangkan menjadi fasilitas pendidikan.

“Kami ingin terlebih dahulu fokus pada pemanfaatan lahan yang sudah ada. Saya meyakini sebagian besar dari lahan itu pun masih belum seluruhnya dibangun. Setelah itu, baru kami akan mempertimbangkan penambahan lahan hingga mencapai target 300 hektare,”jelasnya.

Meskipun demikian, Pemprov Kaltim tetap menaruh perhatian besar terhadap pengembangan ITK yang merupakan satu dari dua perguruan tinggi negeri di provinsi ini, selain Universitas Mulawarman (Unmul).

Wagub Seno berharap ITK dapat menjadi institusi unggulan dalam bidang teknologi, khususnya di kawasan Kalimantan.

“Kami sangat berharap ITK bisa menjadi contoh dalam pengembangan pendidikan tinggi berbasis teknologi di wilayah Kalimantan,”pungkasnya.

(adv/diskominfokaltim).

Berita Terkait

Most Popular