Home Advedtorial Program Bontang Terang Dikebut, Fokus Jalan Protokol dan Gang Permukiman

Program Bontang Terang Dikebut, Fokus Jalan Protokol dan Gang Permukiman

BONTANG — Pemerintah Kota Bontang menargetkan seluruh akses jalan di wilayahnya akan teraliri penerangan jalan umum (PJU) secara merata pada tahun 2026. Program “Bontang Terang” menjadi salah satu program unggulan Pemkot Bontang periode 2025–2028, dengan fokus utama pada jalur protokol dan kawasan rawan kecelakaan.

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menyatakan bahwa PJU bukan sekadar fasilitas pelengkap, tetapi bagian penting dari upaya menciptakan kota yang aman dan nyaman, terutama pada malam hari.

“Insyaallah tahun 2026 semua jalan terang, khususnya jalan-jalan protokol. Tujuannya untuk keamanan dan mencegah kecelakaan maupun kriminalitas,” tegas Agus saat ditemui baru-baru ini.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan lampu jalan sangat krusial, terlebih masih terdapat ruas jalan berlubang yang dapat membahayakan pengendara saat malam hari.

Pengadaan dan perbaikan PJU, lanjut Agus, telah masuk dalam rancangan anggaran perubahan tahun ini. Saat ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bontang sedang melakukan proses inventarisasi titik-titik lampu yang perlu ditangani.

“Mudah-mudahan di anggaran perubahan ini mereka sudah masukkan untuk perbaikan dan perawatan,” katanya.

Agus menambahkan bahwa penanganan tak hanya mencakup lampu mati, tetapi juga perbaikan tiang lampu yang rapuh, tiang berdiri tanpa lampu, serta penambahan tiang di wilayah yang masih gelap.

“Kalau tiangnya tumbang tapi ada lampunya, akan diperbaiki. Kalau masih gelap dan belum ada tiang, kita dirikan tiang penerangan di sana,” jelasnya.

Meski sebagian besar jalan utama telah memiliki penerangan yang memadai, sejumlah titik di gang dan lorong permukiman seperti di kawasan lembah Kelurahan Berbas Tengah masih menjadi perhatian.

Selain itu, Wawali juga meminta Dishub untuk mempertimbangkan penataan akses di gang-gang sempit, termasuk rencana penutupan paret (saluran terbuka) demi memperluas ruang jalan.

“Itu sudah saya minta agar dimasukkan dalam anggaran. Tahun depan kita rencanakan penutupan paret juga,” tutupnya. (*)

Exit mobile version