Seribu Tablet Siswa Disiapkan Disdikbud Bontang Untuk Menunjang Pembelajaran

BONTANG – Sebanyak 1.651 tablet siswa diberikan ke sekolah oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bontang untuk menunjang pembelajaran.

Tablet pintar itu disiapkan untuk siswa agar bisa mudah belajar menggunakan teknologi terkini. Penggunaanya pun dibatasi hanya di lingkungan sekolah.

Langkah tersebut juga sejalan dengan imbauan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah serta Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas) yang mulai berlaku efektif sejak 28 Maret 2026.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang, Abdu Safa Muha, mengatakan tablet digital tersebut untuk jenjang SMP kelas VIII dan IX.

“Tablet ini cukup membantu. Jadi banyak materi disiapkan untuk menguasai teknologi terkini,” ucap Abdu Safa Muha.

Ia menegaskan bahwa seluruh perangkat yang tersedia di sekolah digunakan secara terarah dan berada di bawah pengawasan guru, sehingga pemanfaatannya tetap sesuai dengan kebutuhan pembelajaran.

Lebih lanjut, Ia juga menambahkan bahwa penggunaan teknologi di kelas diarahkan untuk memperkuat proses belajar, bukan menggantikan peran pendidik dalam pengawasan siswa.

Selain tablet, sejumlah sekolah juga telah dilengkapi layar interaktif yang terhubung dengan jaringan internet dan dimanfaatkan sebagai media pembelajaran pengganti papan tulis konvensional.

“Tapi aturan pembatasan hp pribadi tetap diberlakukan secara ketat di lingkungan sekolah. Biasanya itu diperbolehkan dalam kondisi tertentu, yakni ketika dibutuhkan untuk kegiatan pembelajaran dan telah mendapatkan izin dari guru,” jelasnya.

Abdu Safa Muha menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan upaya untuk menjaga keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dalam pendidikan dan perlindungan anak dari dampak negatif penggunaan gawai yang tidak terkontrol.

“Pada prinsipnya tetap pembatasan, tetapi kami juga memberikan ruang jika memang ada kebutuhan pembelajaran yang mengharuskan penggunaan perangkat digital,” tutupnya.

Berita Terkait

Most Popular