SMP Negeri 1 Bontang Tak Lagi Berlakukan 2 Shift Untuk Muridnya

BONTANG– Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 menghapus sistem belajar 2 shift pada 2026 ini. Langkah ini diambil pasca bangunan Ruang Kelas Baru bisa difungsikan.

Diketahui bsaat ini total ruang kelas mencapai 27 unit. Artinya seluruhbsiswa bisa ditampung belajar dalam 1 waktu. Meski, dua di antaranya akan difungsikan sebagai ruang multimedia.

Kepala SMP Negeri 1 Bontang, Riyanto, mengatakan pembelajaran 1 waktu sejak pagi sudah berlangsung sejak awal tahun. Seluruh siswa akhirnya bisa merasakan sekolah bersama.

“Sudah digunakan mas alhamdulillah semua masuk pagi,” ucap Riyanto.

Lebih lanjut penggunaan RKB ini juga akan turut dirasakan Siswa baru dalam seleksi Penerimaan pada 2026 di Juni mendatang. Pihak sekolah telah mempersiapkan segala sesuatunya untik proses penerimaan siswa baru.

“Nantinya siswa baru ada sembilan kelas, sementara kelas VIII dan IX masing-masing delapan rombel,” jelasnya.

Dari sisi tenaga pendidik, Riyanto memastikan tidak ada kekurangan guru. SMP Negeri 1 Bontang juga menjalin kemitraan dengan SMP Monamas sebagai bagian dari program pemerintah terkait pembebasan biaya sekolah swasta.

“Jika ada kekurangan guru, bisa dibantu dari SMP Monamas. Begitu juga sebaliknya,” tambahnya.

Sekolah menetapkan kapasitas ideal sebanyak 33 siswa per rombel, sehingga total daya tampung mencapai 297 siswa. Ketentuan ini disesuaikan dengan ukuran ruang kelas 7×9 meter.
“Kalau terlalu banyak, tentu tidak ideal,” ujarnya.

Berita Terkait

Most Popular