BONTANG – SMP Negeri 1 mulai mencatat inventarisasi yang mulai rusak. Kondisi itu untuk menjaga kualitas fasilitas pendidikan tetap terjaga.
Setelah di cek rupanya banyak yang perlu di benahi. Walhasil pihak sekolah kemudian meneruskan temuan itu ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan agar bisa ditindak lanjuti.
Kepala SMP Negeri 1 Bontang Riyanto mengatakan, beberapa bagian yang mulai rusak diantaranya ialah pintu kelas dan toilet. Berkat laporan tim Disdikbud Bontang telah melakukan survei beberapa hari lalu untuk menindaklanjutinya. .
“seng bisa cepat di perbaiki. Biar pembelajaran dan aktifitas murid tetap nyaman,” ucap Riyanto.
Lebih lanjut, pintu kelas lama dinilai kurang tahan lama dibandingkan dengan bangunan baru yang sudah menggunakan material kayu ulin yang lebih kuat.
Selain itu, empat unit toilet juga masuk dalam daftar usulan perbaikan. Bahkan, dua di antaranya sudah tidak digunakan karena kondisinya yang rusak dan tidak layak pakai.
“Kami hanya mengusulkan. Nanti dari Disdikbud yang menentukan mana yang jadi prioritas,” tambahnya.
Tak hanya perbaikan, sekolah juga mengusulkan pemasangan material WPC (Wood Plastic Composite) untuk mempercantik tampilan bangunan. Namun, rencana tersebut masih menunggu hasil survei dan persetujuan dari pihak terkait.
“Cuma kita masih menunggu hasilnya seperti apa, karena kan saat ini memang sedang devisit anggarannya. Jadi, nanti akan dilihat mana yang lebih prioritas,” tandasnya.


