Stadion Sempaja dan Palaran Gratis Akses Parkir, Dispora Tegaskan Tak Ada Pungutan

Samarinda – Masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) bisa menikmati fasilitas olahraga di dua stadion utama tanpa harus khawatir soal biaya masuk maupun parkir. Pemerintah Provinsi Kaltim memastikan bahwa kawasan Stadion Sempaja dan Stadion Palaran terbuka untuk umum secara gratis.

Kepala UPTD Dispora Kaltim, Junaidi, menyampaikan bahwa kebijakan ini sudah berlaku dan tidak ada dasar hukum untuk memungut biaya apa pun dari pengunjung.

“Gak ada biaya masuk di dalam kawasan lagi, begitu juga dengan parkir,” ucap Junaidi saat ditemui di Kantor Dispora Kaltim, Rabu (16/07/2025).

Ia juga menambahkan, jika masyarakat menemukan adanya pungutan liar, diminta segera mendokumentasikan dan melaporkannya ke pihak Dispora.

“Semisal teman-teman wartawan melihat, tolong di foto karena tidak ada legalitasnya itu sudah termasuk pungli,” ujarnya.

Junaidi menyebut, Dispora sama sekali tidak pernah memberi izin kepada siapa pun untuk menarik uang dari pengunjung stadion. Bila ada yang melakukan pungutan, hal itu sudah termasuk pelanggaran.

“Kami Dispora dari unsur Pemerintah Kalimantan Timur itu tidak melegalkan itu,” lanjutnya.

Dalam beberapa waktu terakhir, laporan mengenai praktik pungli di kawasan stadion mulai bermunculan, terutama saat akhir pekan. Salah satunya datang dari para jurnalis yang menyampaikan langsung ke Dispora.

“Saya ada beberapa kemarin wartawan juga yang mengadu dengan saya, bahwasanya hari Minggu di stadion Sempaja ada yang memungut parkir,” ungkapnya.

Namun hingga kini, pihaknya belum mengetahui secara pasti siapa pelaku di balik pungutan tersebut. Jika terbukti berasal dari internal, ia memastikan akan langsung diproses.

“Makanya saya bilang tolong di foto, kalau itu misalnya dari oknum kami, kami akan panggil dan akan tindak,” tuturnya.

Junaidi berharap masyarakat ikut berperan aktif mengawasi dan menjaga agar fasilitas publik tetap bebas dari pungutan tak resmi untuk kepentingan bersama.

“Itu tidak ada legalitasnya dan kami tidak tahu dan tidak menyuruh untuk hal tersebut,” tandasnya. (ADV)

Berita Terkait

Most Popular